Apakah Minum Jus setiap Hari Itu Sehat?

Apakah Minum Jus setiap Hari Itu Sehat

Sebelumnya saya mendapatkan banyak pertanyaan dari teman-teman dan dari pasien juga. Mereka bertanya seperti ini : “Dok, saya minum jus A atau jus B setiap malam. Apakah itu baik untuk kesehatan saya?”.

Malah ada yang bertanya seperti ini, “Dok, saya mau program diet. Pagi saya minum jus, siang minum jus, sore minum jus, bahkan malam juga minum jus. Saya tidak makan sama sekali. Apakah itu sehat? Apakah itu baik untuk saya?”.

Jadi topik saya di artikel kali ini akan membahas : “Apakah Jus Itu Sehat?”.

Oke sahabat sehat, sebelum saya menjawab pertanyaan-pertanyaan anda, ada baiknya saya jelaskan dahulu apa kelebihan dan kekurangan dari buah dan sayur yang dijus. Kita bahas dulu kelebihannya. Yang pertama adalah jus mudah untuk dikonsumsi.

Mengapa? Karena jika buah/sayur dibuat jus, anda tidak perlu mengunyah lagi. Fungsi gigi anda sudah digantikan oleh blender. Tetapi anda tetap harus mengunyah makanan yang lainnya.

Jus ini sangat bermanfaat dan efisien untuk mereka yang kesulitan mengunyah, mereka yang sakit gigi, mereka yang sariawan, orang tua, atau mereka yang baru memasang kawat gigi karena gigi mereka terasa sakit dan susah mengunyah buah-buahan.

Jadi jus merupakan alternatif yang baik bagi anda.

Yang kedua, nutrisi di dalam jus lebih mudah dan cepat diserap oleh tubuh anda. Mengapa? Karena sebenarnya makanan yang masuk ke mulut itu harus anda kunyah terlebih dahulu.

Dalam pelajaran biologi dulu, kita harus mengunyah 32 kali, baru kemudian di dalam lambung anda akan tercampur lagi dengan cairan sehingga lebih mudah diserap oleh usus anda nantinya.

Apakah Minum Jus setiap Hari Itu Sehat

Sedangkan buah dan sayur yang dijus sudah dalam bentuk cairan, sehingga akan lebih cepat diserap oleh tubuh. Dan yang ketiga, sebenarnya ini tidak ada hubungannya dengan kesehatan.

Yaitu mengurangi jumlah buah yang dibuang. Mengapa saya mengatakan dapat mengurangi jumlah buah yang dibuang?

Karena begini, suatu pohon misalnya apel, tidak semua buahnya akan terbentuk dengan sempurna. Bukan berarti buah yang bentuknya tidak sempurna misalkan penyok atau tidak rapi bentuknya itu memiliki kandungan gizi yang buruk.

Sebenarnya kandungan gizinya tetap bagus dan sama. Hanya saja bentuk buahnya yang kurang menarik. . Mungkin bagi anda yang ingin memakannya secara langsung, melihat bentuknya saja sudah tidak mood.

Sudah tidak ada selera makan karena bentuknya jelek. Tetapi dengan anda jus, maka anda tidak akan memperhatikan bentuknya lagi.

Karena sudah anda potong, dikupas, dan di’blender. Semuanya menjadi sama di dalam satu gelas. Jadi ini untuk mengurangi jumlah buah yang anda buang hanya karena masalah bentuk. Itu tadi adalah 3 kelebihan dari jus. Bagaimana dengan kekurangannya?

Itu tadi adalah 3 kelebihan dari jus. Bagaimana dengan kekurangannya? Oke, kita akan bahas kekurangannya.

Jadi, buah yang dijus akan mempunyai 3 kekurangan juga. Yang pertama adalah : buah yang dijus akan kehilangan seratnya. Mengapa saya bilang seratnya hilang? Karena mungkin bagi sahabat sehat atau bagi teman-teman yang pergi beli jus di luar, ketika anda memesan jus wortel, misalnya. “Pak, pesan jus wortel satu”.

Pernahkan anda bilang, “ampasnya jangan dibuang pak, berikan ke saya, akan saya makan ampasnya”. Saya rasa anda tidak pernah melakukan hal tersebut. Tentu saja ampasnya akan anda buang. Dan anda hanya akan mengkonsumsi sarinya saja.

Dan sari itu hanya mengandung vitamin dan nutrisi yang terkandung di dalam wortel tadi supaya terhindar dari virus influenza.

Sedangkan seratnya dalam bentuk ampas akan anda buang. Jadi tubuh kita sebagai manusia sebenarnya bukan hanya membutuhkan vitamin dan mineral dari buah tersebut.

Tubuh kita juga membutuhkan serat dari buah tersebut. Jadi ada baiknya buah tersebut yang sebagian anda jus, dan sebagian lagi bisa anda konsumsi dalam keadaan utuh.

Jika anda mengunyahnya dengan baik, maka itu juga akan merangsang enzim di dalam tubuh anda. Kelemahan yang kedua adalah terlalu banyak gula.

Sebenarnya di dalam buah tersebut sudah terdapat kandungan gula.

Jadi buah yang terasa manis sebenarnya sudah terdapat kandungan fruktosa di dalamnya. Fruktosa di dalam bahasa Indonesia kita sebut dengan gula buah.

Saya pernah menemani teman saya, dan kita juga sering nongkrong di tempat jualan jus.

Kita memesan jus ukuran jumbo. Pada saat memesan, saya penasaran. Saya lihat bagaimana mereka membuat jus. Dan saya juga kaget, ternyata takaran gulanya sepertiga gelas. Kemudian saat buahnya dimasukkan blender, mereka menambahkan lagi dengan susu kental manis.

Wow, luar biasa.. Dan saat disajikan, ditambah lagi dengan susu cokelat di atasnya.

Terus terang memang rasanya enak. Tetapi jika anda mengkonsumsi jus seperti ini terus menerus, maka tubuh anda akan kelebihan kalori dan gula.

Efek sampingnya yang pertama mungkin adalah dalam waktu dekat anda akan mengalami obesitas.

Atau lama kelamaan, anda bisa mengalami kencing manis atau diabetes. Jadi bagi anda yang menyukai jus, anda bisa memesan jus tanpa gula atau mengurangi dosis gulanya.