Bapaknya Bek-bek Liverpool adalah Virgil Van Dijk dan Allegri Tidak Akan Melatih di Musim Ini

Pertahanan Liverpool demikian kuat semenjak kehadiran Virgil van Dijk. Jamie Carragher menyebutkan Van Dijk seperti bapaknya pertahanan Liverpool.

Liverpool semenjak musim kemarin demikian susah ditembus. Pada musim kemarin saat mereka jadi runner-up Liga Inggris, ‘Si Merah’ hanya kecolongan 22 kali serta jadi team dengan pertahanan paling baik.

Musim ini kekukuhan itu dapat dijaga, minimal sampai minggu ke-15. Beberapa anak asuh Juergen Klopp baru kemasukan 14 gol serta cuma kalah dari Leicester City (9 gol).

Carragher menyebutkan semenjak Van Dijk hadir pada Januari 2018 lalu, bek Belanda itu langsung memberi dampak kuat ke beberapa pemain lain. Dia memberikan contoh bagaimana Van Dijk membuat Dejan Lovren jadi terlihat tambah lebih baik.

Van Dijk dipujinya dapat pimpin serta pastikan bek-bek di sekitarnya tampil di titik paling baik, seperti Tony Adams dengan Lee Dixon, Nigel Winterburn, serta Steve Bould di Arsenal.

“(Dejan) Lovren itu aneh, sebab Anda dapat lihat ia sepanjang 90 menit serta ia terlihat seperti satu diantara bek top di dunia, seperti yang ia sebutkan sendiri. Tetapi selanjutnya mendadak ia lakukan suatu hal yang buat Anda ‘Aduh, Dejan, tidak…’,” kata Carragher dikutip Liverpool Echo.

“Yang hebat dari Virgil van Dijk serta tiap bek hebat yang lain di masa Premier League, mereka membuat bek-bek yang lain terlihat bagus. Satu orang seperti Tony Adams (Arsenal), dengan posisi empat beknya yang populer itu.” ujar daftar sbobet online

“Jika Anda lihat baik-baik mereka jadi individu-individu, Anda tidak akan katakan jika mereka pemain hebat. Untuk jadi posisi pertahanan sepopuler itu, sejumlah besar ya sebab Adams ada disana serta membuat orang lain bermain lebih baik.”

“Itu hampir seperti beberapa anak dengan bapaknya, serta beberapa bapak pastikan semua berjalan baik. Saya pikir Van Dijk punyai dampak itu. Dialah sang bapak,” paparnya.

Berita jelek buat peminat Massimiliano Allegri. Pelatih Italia itu pastikan jika ia akan comeback melatih pada musim panas tahun kedepan.

Pelatih berumur 52 tahun itu sedang menganggur. Allegri berpisah dengan Juventus selesai persembahkan Scudetto ke-8 berturut-turut diakhir 2018/19.

Arsenal, Bayern Munich yang sedang jadi pelatih permanen disebut tertarik memakai layanan Allegri. Tetapi, alenatore yang pernah mengatasi AC Milan itu belum tertarik kembali pada manajemen.

Allegri sedang nikmati rehatnya. Tetapi, Allegri janji akan kembali pada dug out sesudah musim 2019/20 selesai.

“Di bulan Juni. Saya tidak paham apa Anda akan mengatakan rehat ataukah tidak,” papar Allegri pada ESPN. “Giovanni [Branchini, agen Allegri] serta saya langsung putuskan hal tersebut. Sesudah rekanan dengan Juventus selesai, ketetapannya ialah mangkir sepanjang satu tahun.”

“Saya mempunyai profesi sepanjang 18 tahun jadi pemain serta saya telah melatih sepanjang 16 tahun. Saya berhenti sesudah 34 tahun ini. Saya senang kok.”

“Saya punyai peluang untuk merenung, pergi serta bicara dengan beberapa orang, lakukan beberapa hal dalam kehidupan pribadi yang saya gemari seperti pergi ke teater, pameran-pameran seni serta membaca banyak buku,” tambah Allegri.