Cara Budidaya Kacang Panjang Untuk Pemula

Sebelum membahas tentang cara budidaya kacang panjang. Apakah Anda pernah memakan kacang panjang. Pastinya bagi yang suka dengan sayuran, sudah sering mengkonsumsi kacang panjang.

Baik secara langsung dalam kondisi yang mentah, ataupun sudah dalam bentuk olahan makanan. Kacang panjang merupakan sejenis kacang-kacangan dengan buah yang panjang, seperti namanya.

Seperti halnya kacang-kacangan yang lainnya. Kacang panjang juga mengandung nutrisi yang tinggi, khususnya protein.

Hal tersebutlah yang menjadi alasan kenapa kacang panjang sering digunakan untuk tambahan lauk makan, selain itu harganya juga murah dipasaran.

Dibalik harganya yang murah, hal tersebut dikarenakan jumlah barang yang memang banyak. Anda bisa menemukan dengan mudah di pasar, atau tukang sayur keliling di rumah Anda. Akan tetapi kacang panjang yang dijual di pasaran umumnya dibudidayakan dengan cara konvensional yang menggunakan pupuk sintetis.

Sehingga kacang panjang yang akan Anda konsumsi akan mengandung zat kimia yang terbawa oleh pupuk kimia yang digunakan. Dan akan berdamak pada tubuh Anda, walaupun tidak secara langsung. Oleh sebab itulah akan lebih aman jika Anda membudidayakan kacang panjang sendiri secara organik.

Sebenarnya cara budidaya kacang panjang organik sama seperti budidaya pada umumnya. Bedanya, hanya pada penggunaan pupuk dan obatnya saja. pada budidaya organik, tidak menggunakan pupuk sintetis, melainkan menggunakan pupuk organik. Baik itu pupuk kandang ataupus pupuk bokhasi.

Tahapan Cara Budidaya Kacang Panjang Organik

Tahapan yang pertama, pastinya, Anda harus menyiapkan benih kacang panjang terlebih dahulu. Anda bisa membeli benih kacang panjang pada toko pertanian terdekat.

Setelah itu rendam benih kacang panjang, kurang lebih selama 5 jam sebelum akan ditanam. Tahapan yang kedua adalah menyiapkan media tanam. Untuk media tanam Anda bisa menggunakan campuran tanah, dan kompos (pupuk kandang) dengan perbandingan 1:1.

Kemudian masukkan kedalam polybag. Menanam kacang panjang pada polybag akan lebih efektif untuk budidaya dalam jumlah yang kecil. Selain itu juga akan memudahkan Anda dalam hal perawatan.

Pada tahap berikutnya tanam benih kacang panjang yang sudah direndam tersebut kedalam polybag. Anda bisa menanam 1 benih pada 1 polybag, jika Anda menggunakan polybag dengan ukuran yang kecil. Anda bisa meletakkan polybag tersebut pada pekarangan rumah Anda, dan susun yang rapi.

Untuk perawatanannya, Anda cukup mudah, Anda bisa menyiram tanaman setiap pagi dan sore hari, jika kondisi cuaca sedang kemarau. Setelah umur tanaman 14 hari, gunakan lanjaran dengan ukuran 150-200 cm dan tanjapkan pada tiap polybag.

Hal tersebut diperuntukkan untuk tempat perambatan batang tanaman kacang panjang. Untuk pemupukan, Anda bisa menggunakan pupuk kandang ataupun pupuk bokhasi pada saat sebelum tanam (pupuk dasar) dan juga pada saat tanaman kacang panjang mulai berbunga. Tanaman kacang panjang sudah bisa dipanen pada umur 45-75 hari setelah tanam.

Atau pada saat polong kacang panjang sudah terisi penuh dan berwarna kehijauan. Sangat mudah bukan, untuk budidaya tanaman kacang panjang.

Sumber : Agrotek.id