Cara Membuat Minyak Atsiri Sereh

Haloooo kalian yang sedang membaca artikel cara membuat minyak atsiri sereh, nah pada kali ini saya akan membagikan sebuah artikel tentang minyak sereh, nah yuk simak sampai selesai agar paham.

Cara membuat minyak serai

Membuat minyak serai sebenarnya sangat sederhana, Anda bahkan bisa membuatnya sendiri di rumah. Jangan khawatir. Anda masih bisa membuat minyak serai dengan aman dan mudah di rumah.

Yuk simak cara membuat minyak sereh dan bahan apa saja yang perlu disiapkan.

Bahan-bahan untuk membuat minyak serai wangi:

Serai
air
es batu

Alat untuk membuat minyak serai wangi :

Pisau dan talenan
pot
Baskom berukuran sedang
Sel kecil yang panjang
Botol kaca kecil

Ini adalah bagaimana minyak sereh dibuat:

  1. Potong serai yang sudah dipanen menjadi 5 cm. Untuk hasil yang lebih tahan lama, Anda bisa mengeringkan serai yang sudah dicincang selama 3-4 jam. Tujuannya agar serai tidak cepat busuk.
  2. Lubang di tutup panci. Jangan lupa untuk memastikan bahwa tabung memiliki lubang yang cukup untuk memasukkan minyak serai.
  3. Bor lubang seukuran diameter selang ke kanan dan kiri kolam.
  4. Tambahkan air ke panci dan isi setengah panci, lalu tutup pembagi dengan penutup makanan.
  5. Masukkan serai cincang ke dalam panci yang sudah memiliki air di bagian bawah.
  6. Cara membuat minyak serai sama dengan mengukus makanan pada umumnya.
  7. Pastikan tutupnya tertutup rapat agar tidak ada uap yang keluar dari serai. Dan juga pastikan untuk menutup lubang di pot dan selang.
  8. Siapkan baskom dengan lubang di kanan dan kiri dan masukkan pipa dari ujung kanan dan keluar di ujung kiri baskom.
  9. Jika sebagian selang masuk ke dalam baskom, Anda bisa menambahkan es batu.
  10. Siapkan botol kaca dan masukkan ujung tabung ke dalam botol.
  11. Tunggu sebentar dan minyak serai akan menetes ke dalam botol dengan sendirinya.

Berikut 9 minyak rempah esensial dengan khasiatnya:

1. Oleum Oleae Europea (minyak zaitun)

Ibnu Qayyim Al-Jauziah dalam Zad Al’Ma’ad menyebutkan bahwa buah zaitun bermanfaat untuk menghilangkan racun dan mencegah tumbuhnya uban, serta mengobati luka bakar dan menguatkan gusi. Ada penelitian yang dilakukan terhadap minyak zaitun yang menghasilkan fakta bahwa minyak zaitun mengandung oleocantal, antioksidan, antimikroba, dan antiinflamasi.

2. Oleum Cocos (minyak kelapa)

Asam dapat membantu menghancurkan bakteri, jamur, dan virus. Beberapa penelitian yang dilakukan memberikan hasil bahwa minyak kelapa dapat menyehatkan dan melembabkan kulit manusia.

3. Oleum Citonelae (Minyak Sereh)

Minyak serai tidak hanya mengusir serangga, tetapi juga detoksifikasi, anti-inflamasi dan mencegah infeksi.

4. Semen Myristica fragnastis (minyak pala)

Minyak pala banyak digunakan untuk mengobati insomnia, nyeri, dan peradangan. Ini juga banyak digunakan sebagai antijamur topikal.

5.Nigellae sativa seed (minyak jintan hitam)

Minyak Habbatussauda tersebar luas dan telah lama digunakan sebagai anti-inflamasi, anti-infeksi, pereda rematik dan penambah konsentrasi.

6. Oleum Pimpinella a nisum (minyak adas)

Minyak adas banyak digunakan untuk meredakan pilek dan flu, mengobati masalah pencernaan, nyeri haid pada wanita, dan sebagai agen antiinflamasi, diuretik, dan antimikroba.

7. Oleum Cajuputi (minyak kayu putih)

Minyak kayu putih banyak digunakan untuk meredakan berbagai penyakit pernapasan, meredakan rasa tidak nyaman akibat gigitan serangga, meningkatkan kekebalan tubuh, dan meredakan nyeri sendi.

8. Zingiberis offocinalis (minyak jahe)

Minyak jahe banyak digunakan untuk meredakan mual, memperbaiki saluran pernapasan, mengobati migrain, meredakan nyeri, mengobati infeksi, dan menghilangkan stres.

9. Piperis bettle folium (minyak daun sirih)

Minyak daun sirih sering digunakan sebagai mengobati gatal dan kondisi kulit lainnya dikarenakan mengandung chavi dan cbetlephen yang memiliki sifat antioksidan dan anti jamur.

Bahaya aromaterapi

1. Sakit hati

Aromaterapi dapat mengurangi stres yang disebabkan oleh minyak esensial, tetapi dapat berbahaya bagi kesehatan, menurut sebuah studi baru. Dalam sebuah penelitian terhadap 100 karyawan spa di Taipei, semua peserta diminta untuk duduk di sebuah ruangan hanya selama dua jam dan menghirup asap minyak jeruk.

Peneliti mengukur atau menguji tekanan darah dan detak jantung serta kandungan senyawa organik di udara. Meski awalnya tekanan darah dan detak jantung turun, para peneliti melihat efek sebaliknya setelah 120 menit. Tekanan darah meningkat sekitar 2,19 mmHg dan denyut jantung 1,70 denyut per menit lebih tinggi dari pada awalnya.

“Hasil ini menunjukkan bahwa paparan minyak esensial dapat merusak kesehatan jantung,” tulis para peneliti di European Journal of Cardiology.

2. asma

Penelitian sebelumnya juga mengaitkan VOC dengan peningkatan risiko asma. Menghirup aroma ini dapat memberikan efek samping seperti, bersin, ruam, asma, dan iritasi pada kulit.

3. Kerusakan hati dan ginjal

Para ilmuwan mengklaim bahwa ekstrak minyak esensial kemudian bereaksi dengan udara untuk menghasilkan partikel kecil yang mengiritasi atau aerosol organik sekunder yang menyebabkan disfungsi hati dan kerusakan ginjal.

4. Peradangan

Para peneliti mengatakan pekerja salon sering atau terpapar VOC karena berada di lokasi aromaterapi selama satu jam atau lebih. Para pekerja menunjukkan peningkatan tanda-tanda peradangan dan stres oksidatif dalam darah.

Ingat, minyak murni tidak dapat digunakan pada kulit. Minyak atsiri dalam pembawa harus memiliki tekstur berair dengan konsentrasi tidak lebih dari 3-5%.

Okeh mungkin sekian dari artikel cara membuat minyak atsiri sereh, nah bagi kalian yang suka membuat apa apa sendiri, kalau ingin membuat minyak atsiri pastikan gunakan mesin destilasi agar termudahkan, dan beli mesin destilasi dari produsen mesin terbaik.