Cara Membuat Pakan Kambing Fermentasi Kering Dengan Mudah

Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang cara membuat pakan kambing fermentasi kering. Namun sebelum itu simak penjelasan tentang pakan fermentasi.

Pakan Fermentasi

Selama musim kemarau, menyediakan pakan bagi petani bisa menjadi tantangan karena stok pakan yang terbatas. Salah satu solusi yang dapat ditempuh adalah dengan membuat pakan full fermentasi. Pakan ini berbahan dasar hijauan dan jerami dengan nilai gizi tinggi.

Pakan ternak fermentasi merupakan pakan alternatif yang sangat bermanfaat. Peternak kambing dapat menggunakan jerami atau pelepah pisang sebagai pakan ternak. Dengan pakan fermentasi ini, peternak kambing tidak perlu repot mencari rumput. Karena penggunaan pakan fermentasi ini sudah terbukti dapat memiliki banyak manfaat serta keunggulan.

Cara Membuat Pakan Kambing Fermentasi Kering

Cara Membuat Pakan Kambing yang Tentuinya Membuat Kambing Gemuk

Bahan yang digunakan :

  • Siapkan 5 – 8 ikat jerami yang sudah kering,
  • Siapkan 20 – 25 liter larutan gula/molase,
  • Sediakan 1 botol pribiotik,
  • Dibutuhkan 250 – 300 Liter air,
  • Dibutuhkan 30 kg dedak/bekatul.

Cara Membuat:

  1. Langkah pertama adalah menyediakan tempat fermentasi yang sesuai, kemudian memotong bahan pakan menjadi ukuran 5 cm. Gunakan mesin pencacah rumput atau alat untuk memaksimalkan pemotongan Anda.
  2. Setelah itu larutkan air gula/ molase serta pribiotik, sehabis itu siapkan terpal, kemudian taruh potongan jerami diatas terpal setebal 15- 20 centimeter serta diatasnya ditebari dengan bekatul secara tipis setelah itu diram memakai larutan gula serta pribiotik tadi hingga menyeluruh serta jerami nampak basah.
  3. Sehabis jerami rata masukkan kedalam wadah yang telah disiapkan serta padatkan dengan metode diinjak- injak. Tutup rata bahan pakan serta upayakan betul- betul kedap hawa.
  4. Tunggu hingga 14 hari serta jerami siap diberikan pada kambing cocok ditaksir serta kebutuhan.

Ciri-Ciri Fermentasi Kering Yang Bagus

  • Baunya agak harum
  • Memiliki warna kuning agak kecoklatan.
  • Teksturnya lemas(tidak kaku)
  • Tidak busuk dan tidak berjamur

Cara Penggunaan Jerami Fermentasi

Jika sudah 14 hari jerami tersebut baru bisa mulai diberikan pada ternak kambing cocok dengan kebutuhan serta sepanjang bahan tersebut belum habis sesudah mengambil bahan dari tempat penyimpanan biar ditutup kembali dengan rapat, bebas dari genangan air, bebas dari terik matahari serta air hujan.
Pemberian pada Ternak

Pembuatan fermentasi kering menggunakan jerami akan dijadikan sebagai pakan berserat utama untuk pakan ternak kambing, diberikan kira-kira sebanyak 6 sampai 8 kilogram/ ekor/ hari. Namun sebaliknya pada pakan konsentrat diberikan sebanyak kurang lebih 1% dari berat tubuh.

Resep ransum pakan konsentrat bisa disesuaikan dengan bahan yang terdapat ditempat, salah satu contoh resep ransum pakan konsentrat yakni 2 bagian pada dedak, 1 bagian pada jagung serta 1 bagian bungkil kelapa serta ditambahkan dengan vit mineral sebanyak kurang lebih 1 kilogram buat tiap 100 kilogram pakan konsentrat.

Kelebihan Pakan Ternak Fermentasi

  • Pakan ternak fermentasi dapat menopang untuk menaikkan produksi susu kambing paling utama untuk tipe kambing Etawa.
  • Pakan fermentasi dapat membantu membetulkan sistem pencernaan hewan ternak.
  • Dapat menaikkan berat tubuh pada kambing serta akan berkembang secara natural. kambing yang di bagikan pakan fermentasi hendak berkembang sehat serta pula menolong prosses penggemukan kambing.
  • Menaikkan nafsu makan pada kambing.
  • Kambing yang di berikan pakan fermentasi mempunyai daging yang lebih berisi serta pula sangat rendah kolestrol.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh serta melindungi imunitas badan pada kambing.
  • Kotoran yang di keluarkan tak mempunyai bau seperti di berikan rumput.
  • Tidak hanya itu kotoran yang di keluarkan akan jauh lebih sedikit.

Sekian artikel yang bisa saya sampaikan. Semoga bisa bermanfaat untuk Anda yang membaca.