Cara Membuat Yoghurt Dengan Susu Bubuk

Pada artikel kali ini kita akan membahas cara membuat yoghurt dengan susu bubuk, jangan risau cara pembuatannya juga mudah loh…

 

Pengertian Yoghurt

Ada yang belum tahu apa itu yoghurt? Yoghurt (dari bahasa Turki: yoğurt ) juga diartikan sebagai bakteri, merupakan susu yang dibuat melalui fermentasi dan dapat dibuat dari susu apa saja, termasuk dari susu UHT.

Produksi yang modern saat ini didominasi susu sapi. Fermentasi gula susu (laktosa) menghasilkan asam laktat yang berperan penting dalam protein susu untuk menghasilkan tekstur seperti gel dan aroma unik pada yoghurt, bahkan yoghurt juga tersedia dalam berbagai rasa seperti, rasa alami, rasa buah, rasa vanilla, atau rasa cokelat juga sedang populer .

Yoghurt memiliki lemak yang setara dengan susu yang menjadi bahannya dan juga dapat dikonsumsi terhadap orang yang memiliki alergi terhadap susu, karena struktur laktosa yang telah dirusak oleh bakteri dan juga kaya dengan vitamin B.

Apakah Kalian Tau Awal Mula Terbentuknya Yoghurt?

Yoghurt yang kita kenal sekarang ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. salah Yaitu satu produk fermentasi dengan rasa asam dan manis. Di beberapa negara juga dikenal dengan nama yang berbeda-beda, contohnya Jugurt (Turki), zabady (Mesir, Sudan), Dahee (India), Cieddu (Italia), dan Filmjolk (Skandinavia).

Kandugan pada yoghurt menimbulkan bakteri hidup sebagai probiotik, yaitu mikroba dari makanan yang menguntungkan bagi mikroflora dalam saluran pencernaan.

Sejauh ini jenis probiotik yang paling umum adalah bakteri asam laktat dari golongan Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus theophilus, dan Lactobacillus casei.

Konon sejarahnya, pedagang dari Turki membawa susu, di dalam kantong susu domba sebagai bekal perjalanannya. Karena terkena terik matahari dan dinginnya udara gurun lama-laut susu berubah menjadi padat. Dan rasanya pun berubah, menjadi asam tapi sangat menyegarkan.

Di India, sejak dahulu yoghurt dimanfaatkan sebagai obat sakit perut. dekat pula bahwa masyarakat Timur Tengah sudah akrab dengan yogurt sejak 4.000 tahun yang lalu. Sejak berabad-abad silam, perempuan Persia menggunakannya sebagai masker yang bermanfaat menunda pengeriputan.

Baru sejak awal abad ke-19 manfaatnya dapat dibuktikan secara ilmiah oleh Ilya Metchnikoff. Seorang ilmuwan Rusia yang bekerja di Institut Pasteur, Paris. Metchnikoff mendapatkan, bangsa Bulgaria yang memiliki kebiasaan mengonsumsi yoghurt (susu fermentasi) tetap sehat meski sudah dalam usia lanjut.

Sejak saat itu berbagai kajian mengenai manfaat yoghurt yang terus diteliti. Metchnikoff sendiri akhirnya diberi penghargaan Nobel dan sejak saat itu produk yoghurt terus dikembangkan.

Susu fermentasi yang diketahui mengandung bakteri asam laktat, mampu meningkatkan kerja enzim galaktosidase yang memudahkan pencernaan laktosa dalam usus, meningkatkan kualitas nutrisi, menurunkan kadar kolesterol darah, dan mencegah penyakit kanker dan mengatasi diare.

 

Cara Membuat Yoghurt Dengan Susu Bubuk

bahan bahan membuat yoghurt dengan susu bubuk :

  • 1 Yoghurt Cangkir  polos.
  • 1 kotak susu bubuk plain atau  full cream

Cara membuat yoghurt dengan susu bubuk :

  1. Tuang 4 gelas air matang dan 12 sendok makan susu bubuk dalam panci. aduk hingga sempurna. Supaya lebih merata, bisa dengan cara 1 gelas air tambah 3 sendok susu bubuk diaduk terlebih dahulu dalam panci begitu seterusnya sampai gelas keempat.
  2. Panaskan panci berisi susu di atas kompor, tunggu hingga susu mulai terlihat bintik-bintik.
  3. Matikan kompor lalu tuang dalam panci lain yang ada tutupnya.
  4. Kemudian diamkan sampai uap tidak ada lagi.
  5. Kemudian tuang yoghurt ke dalam susu, aduk sampai rata.
  6. Lalu tutup rapat dan tutup juga menggunakan kain supaya kondisi gelap.
  7. Setelah itu menempatkan panci tersebut ke sudut ruangan yang suhunya stabil.
  8. Lalu diamkan selama 10 jam atau lebih.
  9. Yoghurt sudah siap disajikan bersama topping.

 

Manfaat Yoghurt Untuk Kesehatan 

1. Menjaga kesehatan pencernaan

Yoghurt mengandung probiotik atau bakteri baik yang berperan dalam melindungi sistem pencernaan dari berbagai jenis penyakit, seperti diare, konstipasi, radang usus, dan bahkan dipercaya sebagai obat alami untuk hernia.

Cara bekerja dengan bekerja dengan baik yang hilang dari tubuh serta menyeimbangkan jumlah bakteri baik dan buruk yang hidup dalam sistem pencernaan. Dengan demikian, saluran pencernaan tetap berfungsi secara normal.

2. Menjaga kekuatan tulang

Kandungan protein dan vitamin D yang terkandung pada yoghurt yang baik untuk meningkatkan kepadatan tulang.

Selain itu, tekstur yoghurt yang lembut dan kental juga mudah dicerna oleh tubuh, sehingga baik untuk dikonsumsi orang lanjut usia.

3. peningkatan sistem kekebalan tubuh

Mengonsumsi yoghurt secara rutin juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Hal ini karena kandungan probiotik yang ada di dalamnya memiliki efek antiperadangan, sehingga mencegah tubuh dari berbagai penyakit, seperti infeksi virus dan usus. Yoghurt yang diperkaya dengan vitamin D juga terlihat memiliki potensi dalam mencegah penyakit, misalnya flu.

4. Kurangi dan kendalikan berat badan

Yoghurt termasuk makanan tinggi protein dan kalsium yang dapat mengurangi nafsu makan berlebih. Selain itu juga mengandung lemak sehat yang baik untuk tubuh. Teksturnya yang kental juga bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Tak heran jika yoghurt menjadi salah satu makanan yang sangat disarankan untuk menurunkan dan mengontrol berat badan. Anda sebaiknya mengonsumsi yoghurt tawar atau  greek yoghurt dan dapat menikmatinya langsung atau dengan menambahkan potongan buah dan kacang-kacangan. Yoghurt juga baik dikonsumsi dengan roti gandum saat sarapan.