Cara Mengolah Sampah Anorganik Mudah dan Efektif

Apakah kalian tahu cara mengolah sampah anorganik? Sampah anorganik berasal dari sumber daya alam yang tidak terbarukan seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diurai oleh alam, sebagian lainnya hanya dapat diuraikan melalui proses yang cukup lama.

Jenis sampah di rumah tangga misalnya berupa botol kaca, botol plastik, kantong plastik, dan kaleng. Kertas, koran, dan karton adalah pengecualian. Berdasarkan asalnya, kertas koran dan karton termasuk ke dalam sampah organik. Namun karena kertas, koran, dan karton dapat didaur ulang seperti sampah anorganik lainnya (misalnya gelas, kaleng, dan plastik), maka diklasifikasikan sebagai sampah anorganik.

Sebagian dari kita sering mengira bahwa sampah adalah sesuatu yang sudah tidak berguna lagi dan selalu menjijikkan. Padahal jika kita mampu mengelolanya dengan baik, sampah bisa menjadi sahabat kita dan bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Cara Mengolah Sampah Anorganik

Sampah dapat dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Pengertian dari Sampah organik merupakan sampah yang dapat diolah, sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang dapat didaur ulang. Pengolahan Sampah organik bisa diolah menjadi pupuk kompos. Sebagian besar sampah yang dihasilkan rumah tangga merupakan sampah organik (sampah basah) misalnya sampah dari dapur, sisa-sisa sayuran, kulit buah dan daun-daunan.

Sedangkan sampah anorganik antara lain botol kaca, botol plastik, kaleng, dan kertas. Terkadang keberadaan sampah anorganik hanya menjadi tumpukan di sudut rumah atau berserakan dimana-mana. Padahal, jika kita ingin mengolahnya, sampah anorganik pun bisa dikemas menjadi sesuatu yang unik dan bagus sebagai asesori atau mainan. Maka dari itu yuk simak cara mengolah sampah anorganik dibawah ini..

Cara Mengolah Sampah Anorganik

Sampah anorganik tidak dapat didegradasi secara alami. Dengan kreativitas, sampah ini bisa didaur ulang untuk berbagai kebutuhan. Ada beberapa jenis sampah yang dapat dimanfaatkan:

1. Mengolah Sampah kertas

Sampah kertas dapat dikumpulkan menjadi satu bagian yang dikumpulkan dari sampah lainnya. Entah untuk kemudian dibuang ke tempat sampah atau dijual ke toko rongsokan, setidaknya kita telah mempermudah pengelola sampah untuk melakukan pengolahan lanjutan.

Mengumpulkan sampah kertas dapat dibuat menjadi berbagai jenis  kerajinan tangan, seperti topeng, patung, dan kertas daur ulang. Nilai jual tempat sampah kertas daur ulang jauh lebih tinggi dari tempat sampah kertas biasa. Kertas daur ulang dapat dijual kepada pengrajin sebagai bahan kerajinan tangan, atau Anda dapat membuat sendiri hasil karya seni.

Baca Juga : Daur ulang limbah keras anorganik untuk kerajinan

2. Kaleng Baja Untuk Tempat sampah

Banyak sekali kaleng yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Meskipun sumber daya pertambangan tidak dapat membantu, jika mereka bisa, dibutuhkan waktu ratusan atau bahkan tahun untuk terbentuk. Suatu saat nanti, material tambang ini akan dieksplorasi sepenuhnya. Oleh karena itu, alangkah bijaknya jika kita ikut serta dalam gerakan daur ulang yang berhasil. Kaleng baja 100% bisa didaur ulang kembali dikarenakan siklus hidupnya tidak akan berakhir.

Pembuatan baja dari kaleng bekas hanya membutuhkan 75% energi yang digunakan untuk membuat baja dari bijih besi. Artinya, setiap kali mendaur ulang 1 ton baja, kami menghemat 1.131 kg bijih besi, 633 kg batu bara, dan 54 kg kapur.

Kaleng perawatan yang digunakan tergantung pada jenis wadah yang digunakan. Wadah makanan kaleng memiliki tutup yang cenderung pas, Anda harus memasukkannya ke dalam, lalu meratakannya untuk membuang tempat di tempat sampah.

Kaleng cat harus dibersihkan dari sisa cat dengan koran dan biarkan mengering, lalu ratakan. Kaleng kertas minyak goreng juga. Hati-hati dengan kaleng yang mengandung aerosol, seperti parfum dan cat semprot, jangan sampai tertusuk atau diratakan. Untuk kaleng, drum bisa dijadikan tempat sampah atau pot.

3. Mengolah Sampah botol |Cara Mengolah Sampah Anorganik

Botol kaca memiliki nilai yang tinggi, apalagi jika masih dalam keadaan utuh. Jika tidak utuh akan didaur ulang kembali bersama berbagai jenis kaca lainnya untuk dicetak menjadi botol baru. Harga botol minuman bekas lebih murah karena bentuknya yang khusus sehingga pembelinya terbatas pada perusahaan minuman. Botol kecap lebih mahal karena banyaknya produk yang dapat dikemas dengannya. Bisnis botol bekas juga memberikan kesempatan kerja bagi para ibu sebagai pencuci botol.

4. Mengolah Sampah Plastik

Saat ini sudah banyak kerajinan yang dibuat dengan bahan dasar sampah plastik seperti tas, dompet, cover meja, dan tempat tisu.

5. Limbah B3 | Cara Mengolah Sampah Anorganik

Limbah B3 ternyata bisa menghasilkan uang. Cairan cuci cetak film (fixer), dapat menghasilkan perak murni. Diperlukan pengetahuan kimia yang memadai karena melibatkan bahan kimia yang berbahaya dan berbahaya.

6. Mengolah Sampah Sisa Kain

Limbah kain dapat digunakan untuk mencuci sepeda motor atau sebagai bahan baku kerajinan tangan. Pakaian yang sudah tidak terpakai tetapi masih layak pakai bisa disumbangkan kepada yang membutuhkan, atau dijual dengan harga murah. Kain sisa atau lap juga digunakan untuk berbagai aplikasi seperti selimut, penutup dispenser, stoples ajaib, dan lain-lain.

Pemanfaatan Sampah Anorganik

Penyuluhan tentang pemanfaatan sampah juga bisa dilakukan di sekolah. Penyuluhan dalam pelatihan pemanfaatan sampah anorganik bagi siswa di sekolah dapat menjadi bagian dari upaya mendorong kreativitas siswa dalam menggunakan benda-benda yang tidak berharga menjadi bermanfaat. Sampah anorganik seperti bungkus permen dan kemasan makanan ringan, misalnya, dapat diolah kembali menjadi mainan, gantungan kunci, atau ikat rambut.

Sampah anorganik berupa kaleng bekas dapat dimanfaatkan kembali misalnya untuk pot tanaman, atau diberikan kepada pengepul barang bekas untuk diolah kembali di pabrik / minuman daur ulang serta botol bekas. Untuk sampah kertas / koran bisa menjadi kertas daur ulang. Hancurkan kertas dengan air dengan blender lalu saring dan letakkan di cetakan untuk dikeringkan. Produk kertas ini bisa digunakan untuk berbagai kerajinan tangan (handicraft)

Pemanfaatan sampah di sekolah bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Mulai dari sampah  sisa-sisa sampah dari praktek jurusan di SMK maupun dari proses lainnya. Kemudian juga didukung oleh siswa dalam membantu pengolahan sampah di sekolah.

Sekolah juga mengadakan pelatihan bagi siswa untuk mendaur ulang sampah tersebut. Pelatihan ini dapat diwujudkan melalui kegiatan ekstrakurikuler atau dalam bentuk lain. Dengan begitu mahasiswa bisa mempraktekkan kewirausahaan. Setelah itu, sampah olahan akan dipajang di ruang pamer sekolah, sehingga mendorong pemasaran juga.

Pengelolaan sampah berbasis sekolah sangat diperlukan untuk menumbuhkan kesadaran siswa terhadap lingkungan. Selain itu, program tersebut dapat membangkitkan jiwa kewirausahaan karena penerapan ketrampilan pengomposan dan pembuatan souvenir. Oleh karena itu, pengelolaan sampah di sekolah harus dilakukan lebih serius dan terencana, dengan melibatkan siswa secara aktif.