Cara Merawat Ayam Kate Supaya Cepat Besar dan Sehat

Halo semua,kali ini pembahasan kita mengnai cara merawat ayam kate. Simak bareng-bareng yuk.

Sejarah Ayam Kate

Ayam kate merupakan ayam yang memiliki penggemar tersendiri di kalangan pecinta ayam hias. Bentuknya yang mungil, warna bulu yang berbeda, suara yang merdu dan produktivitas yang tinggi menjadi beberapa kelebihan dari ayam Kate ini.

Ayam Kate kurang bisa diandalkan dalam hal produktivitas daging. Namun produktivitas telurnya cukup menjanjikan. Dalam satu kali produksi, mereka bisa menghasilkan 8-12 telur atau lebih. Jika Anda memelihara ayam Kate, ini akan tumbuh cukup cepat pada ayam ini.

Di antara deretan ayam hias yang ada miniaturnya, seperti ayam serama,ayam kate lokal,ayam kate batindo,ayam kate emas,ayam kate bangkok, Kate lokal yang paling terawat adalah Serama Ayam dari Malaysia.

Di antara ayam-ayam kecil yang dibudidayakan yang paling diminati orang adalah ayam serama.Padahal, ayam Serama memiliki peternakan paling kecil dibandingkan dengan sesama ayam. Dadanya membengkak, memberinya julukan ayam sombong.

Berbeda dengan ayam kate lainnya, ayam Serama meski berukuran kecil tidak tampak kerdil. Untuk produktivitas telur, mereka rata-rata memiliki skor yang sama.

Cara Merawat Ayam Kate

1. Siapkan Kandangnya

Kandang merupakan bagian utama dari pemeliharaan ternak, sehingga kandang harus disiapkan sebelum ayam datang. Kandangnya ditutup dengan kaki yang agak tinggi. Berhubung Kate termasuk jenis ayam yang gesit maka kandang yang tertutup sangat dibutuhkan, terutama untuk ayam Kate yang masih muda.

Kandang dibuat dengan sirkulasi udara yang baik dan menghadap ke timur agar kandang selalu ringan agar kandang tetap kering dan tidak lembab. Agar Kate tidak kedinginan, taruh lampu di dalam sangkar untuk menghangatkannya.

Kandang jangan terlalu sempit dan lebar, pada alas kandang terbuat dari bambu atau kawat strimin, sehingga kotoran bisa langsung turun dari kandang.

2. Pemberian Makan

Karena ayam Kate memiliki tubuh yang kecil, otomatis paruhnya lebih kecil dan pemberian pakannya pun berbeda dengan pakan ayam pedaging atau jenis lainnya. sebaiknya jenis makanan yang diberikan adalah BR halus agar lebih mudah baginya untuk makan. Untuk anak ayam Kate khususnya, jenis pakan biji-bijian biasanya sulit disantap. Beri makan dua kali sehari, pagi dan sore.

3. Memilih Induk yang Sehat

Jika Anda memilih induk di pasar, melihat-lihat, dan memilih pedagang yang tampak baik hati dengan mengajukan pertanyaan terlebih dahulu, hal ini agar Anda tidak tertipu.

Saat memilih induk jantan, pilih ayam dengan corak yang kuat, misalnya dada menghadap ke depan dan kepala yang hampir menyentuh bulu ekor.

Gerakan dan tingkah lakunya selalu aktif dan jambul di kepala selalu berwarna merah cerah, seperti gambar di atas.
Memiliki bulu tubuh yang berkilau dan bersih.

Perhatikan juga bokongnya jika tidak meninggalkan kotoran pada bulu lambung kapal. Ini pertanda bahwa ekor ini menunjukkan bahwa pejantan sangat sehat dan siap untuk dirawat.

4. Panen

Hal yang paling diantisipasi tentang beternak ayam Kate adalah pasca panen. Panen ayam kete pada dasarnya sama dengan jenis ayam lainnya. Saat bibit ayam Kate diinkubasi, telur biasanya menetas kurang dari 1 bulan, yaitu antara 21 dan 23 hari.

Pemilik perlu berhati-hati karena anak ayam yang baru menetas masih sangat rentan terhadap kematian dan merupakan koloni tahi lalat dengan mulut panjang. Karenanya, pemilik perlu berhati-hati saat keluar dari bawah kandang. Dan sebaiknya jangan meletakkan benih yang memiliki sangkar terlalu dekat dengan tanah

Panen sudah bisa dinikmati saat anakan berumur minimal 1 bulan, pemasaran di pasar tradisional tidak sulit untuk dijual, atau saat budidaya ayam kate diketahui oleh masyarakat yang tertarik dengan ayam tersebut. Anda dapat membelinya bersama mereka, meskipun ayamnya berkualitas bagus harganya bisa mahal.

Sekian perbincangan kita tentang cara merawat ayam kate,semoga artikel ini dapat membantu kalian dalam bisnis ternak ayam kate.