Berikut Ini Cara Merawat Bayi Marmut Untuk Pemula

Assalamu’alaikum Wr. Wb. kali ini saya akan menjelaskan tentang cara merawat bayi marmut , meliputi penjelasan marmut dan cara merawat bayi marmut. Simak dan pelajari baik-baik.

Marmut

Pada dasarnya bayi guinea pig bewasa dengan cepat dan hidup hanya dalam beberapa hari. Namun, jika Anda memelihara marmut, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal agar marmot tumbuh sehat dan cepat.

Dalam keadaan normal, bayi guinea pig akan disusui oleh induknya. Jika Anda tidak memiliki induk, Anda dapat menggiling pelet atau makanan marmut kalengan dan langsung memakannya dengan tangan. Cara ini dapat membantu bayi guinea pig bertahan hidup dan beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Setelah dua minggu, bayi guinea pig akan memasuki tahap gigi bersama dengan sistem pencernaannya sehingga bisa makan makanan padat. Pilih jerami dan pelet alfalfa untuk memberikan kalsium ekstra bagi pertumbuhan tulang untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Marmut baru mungkin tidak tahu cara makan atau makanan apa yang harus dimakan tanpa melihat marmot dewasa. Itu sebabnya Anda perlu mengajari bayi kelinci percobaan, terutama makanan yang dipilih sendiri.

Baca juga web utama kami rumahmesin.com serta gunakan mesin pencacah rumput multifungsi untuk memotong rumput makanan marmut

Cara Merawat Bayi Marmut

 

Tempat Tinggal Aman untuk Marmut

Marmuut atau bayi guinea pig dapat hidup selama sekitar empat sampai delapan tahun. Dan agar tidak kesepian, marmut membutuhkan teman atau pasangan. Merawat bayi guinea pig bukan hanya soal makanan, tapi juga tempat tinggal dan cara pemiliknya berbicara dengan hewan tersebut. Pertumbuhan goblin yang sehat dipengaruhi oleh kenyamanan rumah dan lingkungan.

Babi Guinea membutuhkan kandang kayu yang besar dan kuat. Ini adalah ide yang baik di gudang di mana marmot dapat menyembunyikan waktu mereka sendiri. Terkadang marmot ingin terlihat gelisah dan damai. Kecuali untuk tempat tersembunyi, jangan lupa untuk menjatuhkan roda guinea pig untuk membukanya.

Kandang dan area berjalan harus terlindung dari sinar matahari langsung dan terlindung dari cuaca dan angin. Marmot mudah terkena cuaca ekstrem, jadi sebaiknya pelihara marmot di ruangan tertutup, bukan di garasi, karena asap bisa membunuh marmot.

Perawatan untuk Kesehatan Marmut

Marmut yang sehat akan tampak waspada. Ditandai dengan mata yang cerah dan bulu yang lembut. Salah satu masalah yang paling umum pada marmot adalah busuk kaki, di mana kaki membengkak karena infeksi bakteri, sering kali disebabkan oleh kotoran yang kotor.

Babi Guinea juga cenderung memiliki masalah mata, jadi gunakan tempat tidur tanpa debu. Kondisi lain yang perlu diwaspadai antara lain kudis (kulit gatal), masalah gigi karena kekurangan serat, dan obesitas karena terlalu banyak makan.

Masalah kulit juga sering terjadi pada kelinci percobaan. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kesehatan kelinci percobaan Anda, coba hubungi Halodoc untuk konsultasi dokter hewan! Kemudian jangan lupa untuk merawat rambut Anda karena beberapa jenis memiliki rambut panjang atau rambut yang perlu dipotong secara teratur.

Biasanya, marmot betina dapat matang pada 6 minggu, dan marmot jantan matang pada 10 minggu. Marmut jantan harus dibiakkan untuk bertahan hidup sebagai teman dan tidak memiliki domba.

Babi Guinea juga membutuhkan olahraga, jadi Anda perlu memberi mereka roda untuk berjalan. Yang terbaik adalah melepaskan marmot dari waktu ke waktu di ruang yang terkendali. Pastikan semua pintu tertutup, tidak ada celah untuk dia keluar, dan jauhkan dia dari kucing, anjing, dan predator lainnya.

Baca juga : Berikut Ini Beberapa Kerajinan dari Serat Buah Kelapa

Sekian dari saya kurang lebihnya mohon maaf. Semoga artikel saya tentang cara merawat bayi marmut bermanfaat dan bisa menjadi referensi buat anda. Selamat mencoba…

Terima kasih:)