Cara Pemasangan Untuk Rangka Baja Ringan Terbaik Dan Terbaru 2021

Cara Pemasangan Untuk Rangka Baja Ringan Terbaik Dan Terbaru 2021

Rangka Baja Ringan – Pemakaian untuik rangka atap baja ringan untuk atap pada rumah sebagai pengganti kayu yang saat ini semakin menjadi trend untuk saat ini. Tetapi kamu sangat perlu untuk memperhatikan hal teknis yang mendasar mengenai cara untuk memasang rangka atap baja ringan sebelum memutuskan untuk memakainya. Hal ini akan bertujuan untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang nantinya memang akan dapat merugikan kita sebagai konsumen untuk rangka baja atap ringan.

Pemasangan untuk konstruksi rangka atap baja ringan yang dapat diaplikasikan pada bentang hingga 12 m. karena Pada bangunan dengan bentang serta kuda-kuda yang besar, tidak akan direkomendasikan menggunakan rangka atap baja ringan. Berbeda dengan baja konvensional weld mild steel atau yang akan lebih dikenal dengan sebutan profil WF (Wide Flange) dan besi siku yang bisa digunakan untuk bentang serta kuda-kuda yang besar.

Baja ringan merupakan jenis baja tipis dan juga ringan yang terbuat dari logam campuran, dan dibentuk setelah dingin dengan selalu memproses kembali komposisi atom dan molekulnya, sehingga menjadi baja yang ringan dan juga fleksibel. Bahan bada  baja yang akan dipakai merupakan baja dengan kualitas yang sangat tinggi (high tension steel) sehingga tidak perlu utuk diragukan lagi kekuatan dari baja ringan.

Baja ringan yang terdapat di pasaran umumnya akan dilapisi dengan dua jenis bahan pada lapisan untuk menjadikannya anti karat, yaitu :

Galvanis, dengan komposisi 98% Zinc (Zn) dan 2% Aluminium (Al). Dengan kandungan Zinc mencapai 98%, maka jenis untuk bahan lapisan ini akan tahan terhadap korosi oleh air semen namun tidak tahan oleh air garam.

Zincalume, dengan komposisi 55% Aluminium (Al), 43,5% (Zinc) dan 1,5% Silikon. Zincalume sangat tahan terhadap korosi air garam namun sangat lemah bila terkena air adukan semen.

Produksi untuk baja ringan haruslah memperhatikan ketebalan lapisan dengan anti karat yang digunakan agar baja ringan tersebut bisa menjadi lebih awet. Standar umum untuk ketebalan kedua bahan lapisan di atas adalah 150-200 gram/m2.

Tips Memilih Baja Ringan Yang Berkualitas

Rangka Baja Ringan – Beberapa produsen untuk baja ringan mulai gencar dalam menawarkan produknya dan memainkan kualitas demi dapat memberikan harga yang “miring” agar dapat unggul di pasaran. Mengingat ada banyak konsumen yang sudah beralih dari material kayu, permintaan baja ringan yang tinggi dan begitu banyak produsen pada baja ringan yang tumbuh. Apalagi akan ditambah dengan material kayu yang semakin langka, sehingga harga kayu yang relatif mahal, maka pemilihan untuk material rangka atap baja ringan akan menjadi satu pilihan para kontraktor atau owner dalam membangun rumah. Tak menutup kemungkinan mulai akan muncul baja ringan dengan kualitas yang sangat rendah, hal ini juga sebagai akibat dari yang belum ada standar untuk struktur bangunan pada baja ringan yang ada di Indonesia hingga saat ini. Berikut akan dijelaskan beberapa hal yang sangat perlu diperhatikan dalam pemilihan baja ringan yang berkualitas :

Perhatikan mutu dari baja yang akan digunakan, bahan yang harus dipakai adalah baja dengan mutu tinggi atau sering disebut HI-TEN (high tension Steel)

Memperhatikan ketebalan lapisan dari baja ringan itu sendiri.

Saat pemasangan harus dipasang batang pengaku/brancing yang cukup. Hal ini karena biarpun rangka atap baja ringan sudah dibuat menjadi bentuk profil yang kokoh, kekuatannya tinggi namun kekakuannya lemah.

Untuk baja ringan yang memiliki profil yang tipis, baut (self drilling screw) yang dipakai harus jenis khusus dengan alur yang kasar dan adanya ruang pada kepala baut. Alur yang kasar berfungsi baja yang tipis tersusun diantara alur, sehingga pada sambungan mampu memikul beban yang besar

Cara Pasang Rangka Atap Baja Ringan

Rangka atap baja ringan diproduksi untuk memudahkan perakitan dan pemasangan di lapangan. Meskipun ringan dan tipis, material konstruksi ini memiliki derajat kekuatan tarik 550 MPa, sementara baja biasa sekitar 300 MPa. Dengan ketebalan berkisar dari 0,4 mm – 1 mm, rangka atap baja ringan mampu berfungsi untuk menopang penutup atap dengan didukung oleh elemen-elemen seperti : kuda-kuda, usuk/kasau dan reng.

Rangka atap terdiri dari batang luar (chord) dan batang dalam (webs). Struktur rangka batang ini hanya memikul beban aksial.

Rangka atap baja ringan berbentuk truss, yaitu terdiri dari banyak batang untuk mendukung beban. Berbeda dengan baja konvensional, pada konstruksi atap baja konvensional berbentuk monoframe, yaitu terdiri dari sedikit batang untuk mendukung beban. Jika baja ringan dibentuk setelah dingin (cold-formed), baja konvensional dibentuk pada keadaan temperatur yang sangat tinggi sehingga memiliki kekuatan yang tinggi dan berat yang besar.

Jarak pemasangan antar kuda-kuda baja ringan ditentukan oleh jenis penutup atap, bentang kuda-kuda dan beban-beban lain yang berada di atas atap. Semakin berat beban yang ditopang oleh kuda-kuda maka jaraknya pun semakin pendek. Selain dapat memperpendek jarak hal yang dapat juga dilakukan adalah dengan mengganti material dengan yang memiliki ketebalan lebih besar maupun yang memiliki ukuran profil yang lebih luas.

Rangka Baja Ringan – Baja ringan memiliki banyak profil, dikarenakan setiap profil memiliki kekuatan dan fungsi yang berbeda. Profil yang sering digunakan adalah profil C, profil UK dan profil A untuk reng. Profil C dan UK memiliki tipe-tipe dengan ketebalan antara 0,55–1 mm. Untuk profil A untuk reng dengan ketebalan 0,45-0,55 mm sebagai tumpuan penutup atap.

Untuk info tentang Rangka Baja Ringan klik di sini