Distorsi Aspal

Kerusakan Jalan

Distorsi Aspal – Jalan yang rusak memang menyusahkan bagi pengguna jalan, selain menyebabkan kerusakan pada kendaraan juga bisa berakibat fatal bagi pengguna jalan yaitu kecelakaan. Nah, kerusakan-kerusakan jalan ini ada jenisnya dilihat dari bagaimana efek yang ditimbulkan, diantaranya:

Distorsi Aspal

Distorsi atau bisa disebut dengan perubahan bentuk pada jalan ini bisa terjadi sebab dasar tanah yang lemah dan pemadatan yang tidak optimal pada lapisan pondasi. Distorsi yang terjadi seperti ambles, gelombang, alur dan jembul. Distorsi pada jalan aspal tidak bisa diperbaiki dengan menambal saja, perbaikan distorsi ini terbilang rumit dan bisa memakan waktu yang panjang, sebab memperbaikinya dengan menggaruk ulang, memadatkan ulang dan melakukan penambahan lapis permukaan yang baru.

Tahap pemadatan pada pekerjaan pembangunan jalan harus dilakukan dengan hati-hati dan teliti, pemadatan ini harus dilakukan agar meningkatkan kekuatan dari tanah, memperkecil area pengaruh air terhadap tanah dan memperkecil daya rembes air di tanah. Pada pekerjaan pemadatan ini dilakukan lapis demi lapis sehingga akan memperoleh kepadatan yang disyaratkan.

Proses pemadatan biasanya menggunakan alat sebagai bantuan, misalnya alat penggilas three wheel roller dengan bobon antara 6 ton hingga 12 ton yang dipakai untuk memadatkan material butir kasar dan alat-alat yang lain di mana berguna untuk melakukan pekerjaan pemadatan ini dengan cepat dan tepat. 

Licin

Kerusakan yang ditandai dari permukaan jalan aspal yang licin disebut juga dengan kerusakan pengausan, ini terlihat seperti tidak apa-apa tetapi jika dibiarkan terus-menerus akan membahayakan pengguna jalan di mana bisa tergelincir pada saat turun hujan. Pengausan ini bisa terjadi sebab penggunaan agregat yang tidak tahan aus dengan roda kendaraan, bisa juga agregat tidak berbentuk cubic, contohnya agregat berbentuk bulan dan licin. Kerusakaan jenis ini dapat diatasi dengan cara menutup area permukaan jalan yang rusak dengan latasir, latasbun dan buras.

Retak

Retak merupakan kerusakan jalan yang paling sering terjadi, di mana pun. Retak ini memiliki bermacam-macam jenis seperti retak kulit buaya, retak pinggir, retak sambungan bahu dan jenis retak lainnya. Penyebab terbesar terjadinya retak adalah sistem drainase yang buruk, makanya penanganan retak ini tak bisa hanya dengan menambal jalan saja, akan tetapi perlu dibangun lagi sistem drainasenya agar retak tidak kembali muncul.

Sistem drainase yang baik untuk jalan aspal harus dapat membuang dan mengalirkan air dengan cepat ke titik akhir pembuangan, sistem drainase juga harus bisa membuang air hujan atau air-air lainnya serta mengatur air bawah tanah yang kadang bisa menyebabkan erosi. Sistem drainase yang telah dibangun harus terawat dengan benar dan berfungsi sebagaimana mestinya. Juga untuk pembersihan sistem drainase ini harus dilakukan secara berkala agar bisa mengalir dengan lancar.

Solusi Distorsi Aspal

Anda sedang mencari jasa perbaikan yang bisa mengatasi kerusakan-kerusakan jalan? Maka anda bertemu dengan orang yang tepat, di mana kami selaku jasa perbaikan jalan dan jasa pengaspalan terbaik yang ada di kota ini akan menawarkan sesuatu yang spesial untuk proyek pengaspalan. Segala jenis kerusakan bisa kami tangani, jam terbang yang tinggi merupakan kelebihan dari kami, tak hanya itu, kami juga melayani pembuatan jalan dari mulai jalan besar hingga kecil. madridcomics.com