Ini 5 Tips Merawat Hijab Printing Agar Tetap Menawan!

Halo, perempuan!

Sudah bukan mitos lagi nih bahwasannya hijab jadi salah satu produk  fashion yang turut meramaikan isi lemari pakaian wanita muslimah. Tapi dari sekian banyak produk hijab di lemari, kira-kira isinya lebih didominasi oleh hijab polos atau hijab printing alias hijab motif?

Mungkin sebagian dari perempuan disini memiliki jumlah yang sama, ya tidak salah, karena memang penggunaan hijab harus disesuaikan dengan acara atau kegiatan yang dihadiri serta jenis outfit yang digunakan. Maka dari itu dibutuhkan beragam jenis hijab dari motif dan warna yang berbeda pula.

“tapi, untuk kamu yang punya segudang koleksi hijab, pernah enggak sih mengalami masalah atau kerusakan seperti tekstur hijab yang menjadi kasar atau warna dan motifnya yang semakin pudar?”

Nah, menjawab pertanyaan diatas, sebagian perempuan muslimah pasti sering mengalami masalah-masalah kecil dengan hijabnya yang bikin pusing kepala. Terlebih jika jenis hijab yang menjadi koleksimu adalah hijab printing, tingkat ketelitian kamu dalam merawatnya harus tinggi. Enggak mau dong, kalau nanti motif cantik dalam hijab malah berubah pudar atau bertekstur kasar.

“Namun, kamu- perempuan, tahu tidak bahwa kerusakan yang terjadi pada hijab justru disebabkan oleh hal-hal kecil yang tak disadari selama proses pencucian dan perawatan?”

Yap, faktanya memang selama proses pencucian atau perawatan, ada hal-hal kecil yang dapat merusak kualitas hijab itu sendiri. Tapi, jangan khawatir dulu, kamu bisa terapkan beberapa hal penting dibawah ini agar koleksi hijab printing atau hijab motifmu lebih terjaga motif dan kualitasnya.

hijab printing

  • Jangan gunakan mesin cuci untuk hijab printing

Mencuci hijab printing atau hijab motif dengan mesin cuci ternyata dapat berdampak pada kerusakan tekstur dan serat pada hijab. Namun kamu dapat mengakali atau meminimalisir kerusakannya dengan mencuci menggunakan tangan. Cukup rendam hijab printing atau hijab motif dengan air dingin selama 5-10 menit, kucek dengan lembut dan dibilas dengan air bersih. Jangan lupa juga untuk gunakan deterjen atau sabun khusus pakaian berwarna ya karena dapat mempengaruhi kualitas dan ketahanan warna dalam hijabmu.

  • Hindari paparan sinar matahari langsung

Bila hijab sudah dicuci dengan teknik yang benar, kamu bisa beralih untuk menjemurnya. Namun perlu diingat, saat menjemur hijab printing atau hijab motif sebisa mungkin hindari dari tempat yang langsung terpapar sinar matahari langsung, karena bisa berdampak pada pudar atau menguningnya warna motif hijab. Nah, untuk menyiasati hal tersebut, kamu bisa menjemur hijab printing di tempat teduh.

  • Hindari suhu panas saat menyetrika

Kerusakan tekstur dan warna yang terjadi pada hijab printing atau hijab motif koleksi kamu bisa saja terjadi karena suhu yang kamu pakai saat menyetrika terlalu panas atau tinggi. Maka dari itu, untuk menyiasatinya kamu bisa menyetrika dengan suhu rendah atau sedang.

  • Hindari tempat lembab untuk penyimpanan hijab

Dari sekian banyak tempat atau laci dirumah untuk penyimpanan koleksi hijab, pastikan tempat tersebut tidak lembab alias kering dan aman. Pasalnya tempat yang lembab tentu akan merusak kualitas hijab printing atau hijab motif yang kamu punya.

Nah, itu dia beberapa hal penting yang harus kamu- perempuan, ingat dan hindari saat melakukan pencucian atau perawatan pada koleksi hijab printing dirumah. Tidak susah, asal kamu teliti, dijamin hijab printing dan hijab motif milikmu akan berumur panjang.