Kekurangan Kayu Jati Solid

Kualitas yang begitu baik dari kayu jati mengakibatkan banyak orang menggunakannya untuk pembuatan mebel. Bahkan tempat tinggal Joglo di Jawa pun menggunakan type kayu ini. Kayu jati solid dulunya termasuk kerap digunakan untuk pembuatan kapal laut VOC di abad ke-17, konstruksi jembatan, dan bantalan rel.

Konon katanya mariner Inggris menganjurkan untuk menjauhkan kapal jung Tiongkok yang dibuat dari kayu jati karena ketahanannya yang sanggup merusak kapal baja mereka. Luar biasa bukan kayu ini? Itu hanya sedikit gambarannya saja, agar mengenal lebih jauh tentang kayu jati solid, silahkan lihat ada beberapa kelemahan jati yang amat mendasar, yakni sebagai berikut.

 

1. Harganya yang Mahal

Mengingat kualitas dari kayu jati yang amat baik, tak heran rasanya andaikan harga yang di tawarkan cukup mahal. Harga tersebut kebanyakan bergantung pada panjang, lebar, dan ketebalan kayu jati yang tersedia.

 

2. Kelangkaan

Jati termasuk type kayu yang banyak peminatnya dan cukup susah ditemukan. Berbeda bersama dengan type kayu lain pada umumnya, jati adalah kayu yang lambat tumbuhnya dan agak susah dipanen. Jadi memang kayu jati ini stocknya terbatas dan butuh bisnis yang ekstra untuk melacak persediaannya. Terkadang Anda bisa saja akan mendapatkan kayu jati imitasi yang di tawarkan bersama dengan harga sedikit lebih rendah.

 

3. Gudalnya besar

Perlu Anda sadar bahwa gudal atau titik tengah pada kayu jati itu lebih besar dibandingkan type kayu lain. Selain cii-ciri gudal yang amat mudah terkelupas, termasuk mempunyai tekstur yang seperti busa dan berwarna putih.

Berdasarkan penjelasan di atas kami sanggup sadar bahwa memang kayu jati solid ini mempunyai banyak fungsi dan berlebihan dibandingkan kekurangannya. Sehingga lumrah saja andaikan permohonan akan kayu jati terus meningkat bersamaan bersama dengan permohonan furniture di mancanegara.