Kenapa Harus Hemat Listrik?

KESDM menyatakan bahwa rasio elektrifikasi, atau persentasi jumlah rumah tangga yang memiliki akses hemat listrik, di tahun 2017 telah mencapai 95.35%. Rasio ini mengambarkan jumlah rumah tangga yang sudah berlistrik dibanding dengan jumlah rumah tangga nasional.

Sebanyak 62.5 juta rumah tangga (93.03%) dialiri listrik dari PLN, sementara 1.5 juta rumah tangga lain (2.32%) mendapat listrik off-grid non PLN yang dibangun oleh PEMDA atau Swasta. Memang angka ini terkesan besar, tapi yuk kita lihat lagi lebih dalam bagaimana PLN dan ESDM memenuhi kebutuhan listrik nasional dan target rasio elektifikasi yang ditargetkan mencapai 99% pada tahun 2019.

Berdasarkan evaluasi sumber pembangkit listrik semester I tahun 2018, Indonesia menggunakan bahan bakar fosil sebanyak 87,3% untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional yang mencapai 35,000 Mega Watt (MW).

Dengan batu bara yang mendominasi sebsesar 58,64%, disusul kemudian gas 22,48% dan BBM sekitar 6,18% atau mencapai 1,77 juta kilo liter. Energi baru dan terbarukan hanya menyumbang sebesar 12,71% dalam pemenuhan kebutuhan listrik nasional .

 

hemat listrik

Penggunaan bahan bakar fosil sebagai pembangkit listrik sudah pasti mempengaruhi ketersediaan bahan bakar fosil yang merupakan sumber daya habis dan tidak dapat diperbarui dalam waktu singkat. Pemakaian listrik berbahan bakar fosil juga menghasilkan emisi karbon yang memiliki peran pada efek rumah kaca dan perubahan iklim.

Sudah semestinya kita menggunakan listrik dengan bijak dan tidak berlebihan karena listrik di Indonesia masih belum diproduksi dari bahan baku yang ramah lingkungan dan tidak semua rakyat di Indonesia bisa menikmati listrik lho!

Faktanya, dengan hanya mematikan listrik di Jawa-Bali selama 1 jam, sebanyak hampir 2,6 juta rumah di timur Indonesia terlistriki selama 1 hari . Penggunaan listrik yang bijak tentunya akan berdampak lebih baik pada lingkungan dan juga pada kondisi finansial keluarga kita, karena pasti akan mengurangi jumlah tagihan listrik yang harus dibayar!