Mendirikan Sekolah Gratis Bagi Anak Tak Mampu

Keputusan membaktikan hidup untuk sesama di bidang pendidikan datang begitu saja. Euis Lisminarti (43) mengelola 3 sekolah gratis bagi anak yatim, duafa, anak jalanan, dan mereka yang orangtuanya tidak mampu menyekolahkan anaknya. Sekolah pertama yang dibangun meraih penghargaan “She CAN! LIVE CONFIDENT! Tupperware”, yang ada di Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan murid berjumlah sebanyak 65 anak. Setelah berjalan dengan baik dan konsisten, ia pun membuka sekolah gratis di perkampungan pemulung yang tak begitu jauh dari Plaza Bintaro. “Saya melihat di sini ternyata banyak anak tak sekolah, seperti anak-anak ojek payung dan pemulung,” jelas Euis mengenai daerah tempat tinggalnya, Tangerang Selatan.

Awalnya Euis datang dan mengajar di sana satu minggu sekali di ruangan ala kadarnya yang jika hujan bocor dan gerahnya minta ampun jika cuaca panas. Berkat kegigihan Euis dan beberapa warga kampung yang menjadi volunteer, akhirnya sekolah dengan murid 30-an anak ini bisa berjalan setiap hari dan bisa mendirikan ruang kelas yang jauh lebih layak di dekat pembuangan sampah dan kuburan.

Namun, membuka sekolah gratis di kota besar yang dekat dengan perumahan mewah, tidaklah mudah. Belum lama bangunan sekolah berdiri, sekolah terkena gusur dari pemerintah dan pengembang. Akhirnya menyewa sebuah rumah di daerah Jombang sehingga anakanak tetap bisa bersekolah dan tetap bersemangat sekolah meski letaknya jauh dari rumah mereka. Ternyata, di Jombang juga banyak anak yang tak sekolah, putus sekolah, dan anak dari keluarga tidak mampu, sehingga jumlah muridnya pun bertambah menjadi 65 anak dan dibagi ke dalam beberapa kelas.

Nah, dari sini Euis bersemangat menghidupkan kembali sekolah yang sudah digusur. Satu tahun kemudian sekolah diaktifkan kembali dengan kondisi seadanya. “Alhamdulillah, sekarang sudah bisa membangun sekolah semi permanen. Jadi jika digusur, materialnya tetap bisa diambil.” Sekolah ini diaktifkan kembali agar anak-anak bisa tetap sekolah dekat rumah, tidak perlu jauh-jauh ke Jombang. Paling penting supaya mereka yang tadinya berhenti lantaran jarak rumah ke sekolah yang jauh, mau sekolah kembali dan yang belum sekolah juga mau sekolah.

Simak informasi berikut : “ kursus persiapan TOEFL IBT Jakarta