pengembangan rumah 6×12 type 36

Desain rumah dengan type 36 sudah banyak di modifikasi oleh beberapa arsitek, biasanya desain ini digunakan untuk bangunan perumahan. Desain yang digunakan adalah gaya minimalis, desain minimalis ini menjadi kesukaan banyak orang karena tidak terlalu mengeluarkan budget banyak dan tetap terihat modern. Desain eksterior rumah dengan type 36 tidak terlalu memakai banyak ornamen, meskipun tidak memakai begitu banyak ornamen tetapi tetap menarik dan segar karena memakai warna hijau muda agar terlihat natural dengan sedikit tambahan ornamen batu alam di dinding eksterior.

Pengembangan Rumah 6×12 Type 36

Bertambahnya anggota keluarga, pasti membutuhkan ruangan yang bertambah. Sedangkan type 36 ini tidak dapat menambah ruangan karena terlalu kecil luas rumahnya, ada beberapa cara supaya dapat dilakukan dua cara yaitu memperlebar luas bangunan atau dengan menambah lantai rumah kalian. Untuk dengan cara memperlebar luas bangunan sangat reccomend jika lahan disebelah rumah kalian terdapat lahan yang lebih, tetapi biasanya tidak banyak memiliki lahan yang lebih. Berikut tips menambah lantai bangunan oleh sinanarsitek.com

Daftar isi
1. Cek Kekuatan Struktur Pondasi
2. Cek Kekuatan Sloof
3. Cek Kekuatan Kolom
4. Cek Kekuatan Balok

1. Cek kekuatan struktur pondasi

Pondasi merupakan bagian penting untuk menopang bangunan. Untuk menyecek pondasi diperlukan penggalian di titik bangunan tertentu. Jika saat pengecekan tidak kokoh maka diharuskan menambahkan struktur pondasi dan biasanya untuk pembangunan 2 lantai memerlukan pondasi footplat yang harus disambungkan dengan kolom strktur merupakan salah satu pengembangan rumah yang paling penting.

2. Cek kekuatan sloof

Mengecek kekuatan sloof dilakukan dengan cara membongkar sloof pada titik bangunan sebuah bangunan. Supaya tidak merusak struktur rumah, dan biasanya di cek di sisi terluar bangunan. Jika setelah dilakukan pengecekan dan tidak kuat, maka harus diperlukan penambahan dimensi sloof diseluruh bangunan.

3. Cek kekuatan kolom

Mengecek kekuatan kolom dengan cara membongkar sebagian eksting rumah, jika hasilnya negatif. Maka diperlukan penambahan dimensi kolom di titik tertentu sasja. Titik kolom tambahan ini disebut kolom struktur, kolom yang berfungsi menopang struktur lantai 2 rumah.

4. Cek kekuatan balok

Yang terakhir merupakan cek kekuatan balok. Umumnya rumah 1 lantai cuma mempunyai ring balok yang berukuran 15/ 20. Buat rumah 2 lantai dibutuhkan ukuran balok yang lebih besar. Ukuran balok bergantung dengan bentang kolom struktur yang terbuat.

kesimpulan :

Jika kalian seseorang pasangan yang baru menikah desain rumah ini cocok dengan rumah dengan type 36, tetapi jika kalian sudah memiliki momongan alangkah baiknya kalian membuat rumah idaman kalian dengan jasa desain rumah.