Penyebab Mata Minus

Mata minus atau rabun jauh juga dikenal dengan istilah miopi. Pada gangguan penglihatan ini objek yang letaknya jauh akan terlihat kabur, namun untuk objek dekat tidak ada masalah. Lantas apa yang menjadi penyebab mata minus?

Pada dasarnya mata minus atau rabun jauh merupakan kelainan refraksi mata yang menyebabkan mata tidak mampu memfokuskan cahaya di tempat yang seharusnya, yaitu di retina. Untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab, gejala dan cara mengatasinya, silahkan simak informasi berikut ini.

Mengenal Penyebab Mata Minus

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, mata minus atau rabun jauh terjadi ketika cahaya yang masuk ke mata tidak jatuh ke retina mata. Hal ini bisa disebabkan karena kondisi bola mata yang lebih panjang dari kondisi mata normal.

Selain itu, mata minus juga bisa disebabkan karena kondisi kornea dan lensa mata yang berfungsi memfokuskan cahaya pada retina mata mengalami gangguan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa faktor yang diduga bisa menjadi penyebab munculnya gangguan mata minus.

1.     Faktor Genetik

Pada seseorang yang orang tuanya memiliki gangguan mata minus atau rabun jauh, maka hal itu akan meningkatkan resiko untuk mengalami mata minus juga.

2.     Kurang Sinar Matahari

Jika Anda kurang sinar matahari atau jarang melakukan aktivitas di luar rumah maka hal itu juga bisa meningkatkan resiko terjadinya gangguan mata minus.

3.     Kekurangan Vitamin D

Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa kekurangan vitamin D pada seseorang akan meningkatkan resiko terjadinya mata minus.

4.     Kebiasaan Membaca atau Menonton Terlalu Dekat

Kebiasaan membaca atau menatap layar monitor dalam jarak yang terlalu dekat juga bisa meningkatkan resiko terjadinya gangguan mata minus. Demikian juga dengan kebiasaan membaca di ruang gelap dan membaca dalam posisi berbaring.

Gejala Mata Minus

Gejala utama dari gangguan penglihatan mata minus adalah ketidakmampuan melihat objek yang letaknya jauh sehingga terlihat kabur dan tidak jelas. Selain itu, gejala mata minus juga bisa ditandai dengan beberapa hal seperti berikut:

  • Sakit kepala dan mata lelah.
  • Sering mengedipkan mata atau memicingkan mata untuk melihat objek yang jauh.
  • Sering tidak menyadari keberadaan objek yang letaknya jauh.

Penanganan Mata Minus

Secara umum penanganan mata minus bertujuan untuk membantu agar cahaya yang masuk bisa fokus di retina. Biasanya untuk menangani mata minus diperlukan alat bantuan seperti kaca mata minus atau lensa kontak.

Penanganan mata minus juga bisa dilakukan melalui tindakan operasi sinar laser. Dalam penanganan ini sinar laser berfungsi untuk mengatur lengkungan pada kornea mata. Namun tindakan operasi ini tidak disarankan bagi mereka yang usianya dibawah 21 tahun karena mata masih bisa berkembang.

Selain menggunakan kacamata minus dan tindakan operasi laser, ada juga cara alami yang bisa dilakukan. Salah satu yang paling disarankan adalah dengan mengkonsumsi ekstrak buah bilberry. Kandungan zat di dalam buah bilberry dipercaya mampu menjaga dan mengatasi gangguan pada mata.

Buah bilberry sendiri dikenal sebagai salah satu buah dengan kandungan nutrisi dan antioksidan yang lengkap sehingga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Dengan mengkonsumsi ekstrak bilberry, sirkulasi darah di organ mata akan semakin lancar dan meningkatkan fungsi penglihatan.

—-

Saat ini telah tersedia produk suplemen ekstrak bilberry yang terpercaya sehingga Anda bisa mengkonsumsinya secara rutin untuk membantu mengatasi keluhan mata minus. Produk herbal ini dikenal dengan nama Bilberry Adawiyah 99 yang mengandung 100% ekstrak bilberry murni.

Dengan mengetahui penyebab mata minus yang telah dijelaskan sebelumnya, maka Anda bisa menggunakan produk herbal yang sudah terpercaya ini untuk mengatasinya. Produk ini sudah terdaftar di BPOM dan MUI sehingga aman untuk dikonsumsi.

Untuk mendapatkan ekstrak buah bilberry ini snagatlah mudah, sudah banyak terjual di marketplace, Instagram (bilberry_adawiyah) atau di situs website : Adawiyah99.com.