Perawatan Ayam Jago Aduan Agar Tidak Mudah Sakit

Halo semuanya,pada artikel ini kita akan sedikit memberi penjelasan tentang perawatan ayam jago agar tidak mudah sakit. Penasaran? Baca sampai akhir ya.

Ayam Jago

Cara merawat ayam jago, ayam bangkok merupakan ayam aduan paling populer diantara jenis ayam aduan lainnya, mungkin karena performanya yang sangat baik dalam pertarungan, namun tidak semua ayam bangkok yang ada di indonesia bagus, banyak dari ayam tersebut merupakan ayam kampung hasil silangan.

Sehingga keturunan yang dihasilkan sangat berbeda dari segi fisik dan gaya bertarungnya. Ayam bangkok yang masih asli biasa disebut ayam thailand. Dinamakan ayam bangkok karena ayam ini berasal dari thailand yang membuat ayam bangkok mahal harganya.

Setiap ayam bangkok memiliki gaya bertarungnya sendiri-sendiri. Gaya ini dihasilkan menurut garis keturunan. Gaya bertarung yang berbeda antara lain ngalung, lari pukul, sembunyi-sembunyi, dan pura-pura lemah. Biasanya untuk menghasilkan ayam bangkok yang baik, peternak melakukan senam.

Latihan dilakukan pada umur ayam yang mencapai 6-7 bulan. Pada usia ini, ayam biasanya mulai dengan bulu berwarna merah cerah atau hijau dan masih belajar berkokok pada tahap ini.

Bagi Anda yang baru terjun ke dunia kerajinan tangan di Bangkok alangkah baiknya mengetahui lebih jauh ayam bangkok mana yang asli dan mana yang kurang autentik, agar tidak kecewa dengan pembelian pasar Anda. Berikut ini khasiat ayam bangkok yang perlu anda ketahui.

Ciri-ciri Ayam Bangkok yang Baik:

  1. Badan langsing lurus dan tinggi.
  2. Kepalanya berbentuk seperti bintang.
  3. Lehernya lebih panjang dari ayam biasa.
  4. Bagian atas paruhnya memiliki diameter seperti elang.
  5. Matanya bulat dan jernih.
  6. Tulang depan menonjol.
  7. Area pada kakinya berbentuk bulat.
  8. Tulang leher tersusun rapat, panjang dan besar.
  9. Kaki memiliki sisik kering yang besar, jari kaki panjang, dan lutut menonjol.
  10. Tulang tubuh di dada berukuran besar, tebal, dan memanjang dari dada hingga tulang belakang.
  11. Tulang-tulang badannya kokoh, kuat dan keras, terutama pada tulang yang menghubungkan badan dan ekor.

 

Ciri-ciri Ayam Bangkok Dewasa:

  • Di bagian tengkorak dan tulang besar.
  • Bulu mengilap dan agak kaku pada sayap dan ekor.
  • Kepalanya seperti buah pinang.
  • Mata cekung, miring ke dalam dan jernih.
  • Paruhnya besar, kuat, melengkung dan memiliki lekukan dari hidung hingga wajah.
  • Lubang hidung ke dalam.
  • Memiliki sisik yang besar dan kasar pada kaki.
  • Jari-jari kecil, panjang dan kuat.
  • Dalam pertempuran, pukulannya kuat dan akurat.
  • Tulangnya kokoh dan kuat di pangkal sayap.
  • Badan ayam tegak dan kuat saat berdiri.

Cara Perawatan Ayam Jago

Merawat ayam sebenarnya mudah. Hanya saja pekerjaan yang satu ini membutuhkan ketekunan. Banyak orang yang memiliki hobi merawat ayam, namun dalam waktu seminggu mereka bosan dengan hobi ini. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan saat merawat ayam jago di Bangkok.

1. Pakan

Cara merawat ayam jago, pakan merupakan hal terpenting dalam merawat semua jenis hewan ternak, termasuk ayam ini. Makanan berfungsi sebagai sumber energi yang mempengaruhi tingkah laku, tingkah laku dan kinerja dalam melawan ekor.

Pemberian pakan ayam bangkok yang baik adalah jumlah pakan yang disesuaikan dengan berat ayam, seekor ayam dengan berat 3-4 kg. Kemudian setiap kali memberi makan 200-300 gram harus dihitung (tidak dalam sehari).

Pakan ayam juga perlu disesuaikan, biasanya berbeda antara ayam muda dan ayam tua. Bahkan dengan ayam yang sama-sama dewasa, itu berbeda tergantung kesukaan Anda. Kalau mau mengeluh, biasanya dengan pakan jagung yang masih utuh akan digantung untuk melatih paruh ayam agar kuat.

Selain pakan vitamin dan suplemen nutrisi, kita juga harus memberikannya. Vitamin yang baik ada pada malam hari karena ayam dalam keadaan tenang. Dalam keadaan ini, ayam dapat dengan mudah mencerna vitamin dan suplemen gizi yang secara sempurna masuk ke dalam tubuh ayam.

Pemberian pakan bisa juga dengan membuat pakan sendiri menggunakan mesin pembuat pakan ayam.

2. Mandi

Untuk menjaga penampilan tetap menarik, cara merawat ayam yang selanjutnya yaitu ayam juga perlu dimandikan setiap pagi. Bagi orang yang belum berpengalaman, memandikan ayam kerap dilakukan sembarangan. Bahkan jika ini bisa mempengaruhi performanya dalam pertarungan.

Waktu yang tepat untuk memandikan ayam aduan adalah sekitar pukul 08.00, selama tidak turun hujan. Cara mandi yang benar adalah dengan menggunakan air bersih dari sumur, tidak menggunakan sabun, tidak menggunakan air hangat karena air tersebut dapat merusak jaringan pertumbuhan rambut ayam.

  • Jaga ayam tetap tenang dan cuci kepalanya dengan busa yang dibasahi.
  • Bilas leher dengan lembut hingga ke pangkal leher.
  • Setelah disiram, basuh bagian leher hingga bawah dengan handuk kering agar rambut di leher tidak banyak mengandung air, yang akan merusak keindahan warnanya.
  • Bersihkan area di sekitar kloaka hingga benar-benar bersih karena banyak kotoran di area tersebut.
  • Cuci sayap, ketiak, dan kaki dengan handuk kering hingga bersih.
  • Terakhir, bersihkan bagian anus ayam.
  • Jangan sering-sering mencuci punggung karena rambut di punggung menjadi mudah kusut saat terkena air.
  • Dan jangan lupa kalau saat mencuci ayam, handuk selalu dibersihkan dan diperas, tapi kandungan airnya tidak terlalu tinggi.

3. Pengeringan

Sehabis mandi, ayam harus dikeringkan dengan cara ditaruh di kandang bulat. Jangan lupa untuk menyertakan basis di bawah ini. Bisa berupa kayu atau batu agar ayam tidak berguling-guling dan kotor lagi.

4. Latihan Fisik

Latihan ini sangat penting untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dalam sebuah pertandingan. Biasanya mastah melatih ayamnya pada usia 6 hingga 7 bulan, sedangkan pada usia 1 hingga 5 bulan mereka fokus pada proses pertumbuhan tubuh.

Akibat aktivitas fisik yang sering, ayam-ayam tersebut lebih terbiasa bekerja keras, kuat, dan tidak mengalami masalah saat bermain. Latihan fisik melalui latihan melawan ayam sejenis atau di tempat juga harus dilatih setiap pagi agar otot menjadi lemah dan lentur serta mudah untuk melawan musuh.

Sekian pembahasan kita tentang perawatan ayam jago,semoga bermanfaat.