Perbedaan Gula Aren Dengan Gula Merah

Perbedaan gula aren dengan gula merah

 

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai perbedaan gula aren dengan gula merah, simak penjelasannya di bawah ini untuk lebih jelasnya.

Baca juga: cara membuat kue kacang untuk jual

Perbedaan gula aren dengan gula merah

1. Tekstur

Kedua jenis gula ini memiliki tekstur yang cukup berbeda, sehingga dapat lebih memudahkan dalam membedakan antara gula aren dan gula merah. Tekstur pada gula aren cenderung lebih empuk, hal ini membuat gula aren lebih mudah untuk dihaluskan. Sedangkan tekstur pada gula merah cenderung lebih keras, jadi akan lebih sulit untuk memotong atau menghaluskannya. Karena terbuat dari bahan dasar yang tidak sama, ini membuat perbedaan gula aren dan gula merah pada segi tekstur cukup terlihat.

2. Kegunaan

Dari segi manfaat atau kegunaan, hal ini masih berkaitan dengan aroma dan rasa yang dimiliki kedua jenis gula ini. Karena gula aren memiliki aroma yang yang cenderung lebih kuat membuatnya kerap digunakan dalam olahan minuman sebagai pemanis. Saat dicampurkan dengan santan atau air kelapa, gula aren akan menciptakan warna cantik yang dapat membuat minuman terasa lebih nikmat.

Sementara gula merah pada umumnya digunakan sebagai campuran dalam olahan makanan, seperti pembuatan kecap, masakan semur, hingga olahan gudeg. Karena memiliki aroma serta rasa yang tidak terlalu kuat sehingga tidak terlalu mempengaruhi rasa membuat gula merah banyak menjadi pilihan bahan campuran dalam pembuatan berbagai olahan makanan.

3. Aroma dan rasa

Perbedaan gula aren dan gula merah selanjutnya adalah dari aroma dan rasa yang dimiliki. Secara rasa kedua jenis gula ini memang memiliki rasa yang sama-sama manis, hanya saja pada gula aren memiliki rasa dan aroma yang lebih kuat.

Sedangkan pada gula merah, rasa dan aroma yang dimiliki tidak sekuat pada gula aren. Inilah yang menjadi penyebab gula merah lebih sering dipakai sebagai bahan campuran makanan, sementara gula aren lebih sering dipakai sebagai bahan campuran minimal sebagai pemanis, seperti cincau, dawet, cendol, dan lain sebagainya.

4. Warna

Anda juga dapat membedakan kedua jenis gula ini dari segi warnanya. Gula aren memiliki warna coklat kekuningan yang lebih cerah atau terang jika dibandingkan dengan warna pada gula merah yang terlihat lebih gelap dengan hampir mendekati warna coklat tua.

5. Bahan dasar dan proses pembuatan

Kedua jenis gula ini memiliki bahan dasar pembuatan yang tidak sama. Pada gula aren bahan dasar yang digunakan terbuat dari nira atau aren asli pohon.  Dan untuk proses pembuatannya, biasanya gula aren dicetak menggunakan wadah berbentuk bundar atau pipih atau dalam masyarakat tradisional biasanya dicetak langsung dalam batok kelapa.

Sementara bahan dasar dalam pembuatan gula merah adalah nira dari pohon kelapa berupa cairan manis yang muncul dari proses penyadapan pada batang tanaman pohon tersebut. Nira yang telah didapatkan tersebut kemudian diolah dengan cara direbus sampai memiliki tekstur menyerupai caramel dan dicetak pada wadah.

 

Manfaat

1. Mencegah kerusakan kulit

Kandungan antioksidan di dalam gula aren tidak hanya berfungsi untuk mencegah penyakit kanker saja melainkan juga baik untuk kesehatan kulit. Melalui kandungan antioksidan, manfaat gula aren bisa mencegah kerusakan kulit.

2. Mencegah penyakit kanker

Manfaat gula aren bisa mencegah berbagai jenis penyakit kanker. Hal ini dikarenakan gula aren memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi sehingga mampu menangkal berbagai radikal bebas penyebab penyakit kanker.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Pengonsumsian gula aren ternyata juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini tidaklah terlepas karena kandungan antioksidan yang cukup tinggi di dalam gula aren. Jadi, Anda juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi gula aren atau melalui makanan yang mengandung gula merah ini.

Itulah perbedaan gula aren dengan gula merah, semoga bermanfaat, sekian dan terima kasih.