RS Awal Bros Bekasi Barat: Berikut Fakta Penyakit Gagal Ginjal yang Perlu Anda Ketahui

Dalam dunia medis, gagal ginjal dikenal sebagai ginjal kronis. Adanya penyakit ini biasanya tidak terjadi begitu saja, melainkan timbul akibat kerja ginjal yang terlalu keras selama bertahun-tahun lantaran pola hidup yang tidak sehat, seperti gaya hidup yang malas bergerak, pola makan yang tidak sehat, dan bertambahnya usia. Saat ginjal tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya, racun dalam tubuh seseorang tidak bisa dikeluarkan secara optimal. Pada penyakit gagal ginjal, fungsinya sebagai penyaringan darah sudah tidak normal lagi, sehingga cairan maupun kotoran mulai menumpuk di dalam tubuh. Pada kondisi ini, ada dua alternatif solusi yang dipilih oleh pasien, yaitu transplantasi ginjal atau cuci darah (hemodialisa). Kebanyakan hemodialisa menjadi pilihan pasien karena kurangnya ketersediaan organ ginjal. Untuk melakukan prosedur hemodialisa, harus dilakukan di rumah sakit yang sudah memiliki layanan ini, seperti RS Awal Bros Bekasi Barat

Cuci darah atau hemodialisa merupakan prosedur medis yang menggunakan alat tertentu untuk menyaring dan memisahkan racun, elektrolit, dan zat sisa dalam darah untuk dibuang. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya keracunan pada penderita gagal ginjal akibat penumpukan cairan yang ada di dalam tubuh. Prosedur cuci darah yang dilakukan pada masing-masing penderita gagal ginjal bisa berbeda-beda, tergantung dari tingkat keparahan kondisinya. Ada yang melakukannya setiap 2x seminggu, 1x seminggu, atau bahkan 2x dalam sebulan. Rata-rata prosedur hemodialisa bisa menghabiskan waktu 5-6 jam setiap harinya.

Menderita gagal ginjal dan harus melakukan cuci darah dalam waktu yang tidak bisa ditentukan pastinya adalah sesuatu yang ingin kita hindari. Maka dari itu, jika Anda tidak mau terkena penyakit gagal ginjal, ketahui beberapa fakta berikut ini dengan cermat.

  • Bisa muncul akibat adanya komplikasi dari penyakit diabetes dan hipertensi.

Kondisi diabetes yang tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan kerusakan langsung pada pembuluh darah di ginjal. Hal inilah yang membuat pembuluh darah menjadi tidak elastis sehingga proses cuci darah tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

  • Bisa menyerang siapa saja, termasuk anak muda.

Anggapan jika penyakit ini hanya menyerang kaum lansia tidaklah benar. Karena nyatanya penyakit ini juga bisa menyerang kaum muda. Terutama pada mereka yang memiliki pola hidup yang tidak sehat, seperti terlalu sering mengkonsumsi obat pereda nyeri saat menstruasi, yang mana bisa berimbas kepada kerja ginjal yang lebih keras.

  • Ginjal bekerja terlalu keras bisa berujung pada gagal ginjal.

Mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit ataupun nyeri, seperti aspirin, ibuprofen, dll akan aman-aman saja asalkan dalam jumlah sedang. Namun penggunaan secara berlebihan dan teratur bisa menyebabkan ginjal bekerja ekstra keras dan mengakibatkan gagal ginjal. Tak hanya itu saja, mengkonsumsi minuman yang berkadar gula tinggi juga menjadi salah satu pemicu ginjal bekerja lebih keras.

  • Ada asupan yang harus di pantang.

Ada beberapa makanan yang tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita gagal ginjal, seperti produk olahan susu (yoghurt, keju, krim, mentega, dll) karena mengandung fosfor yang tinggi. Dimana kandungan fosfor yang tinggi dalam darah bisa menyebabkan penderita kekurangan kalsium bahkan gatal-gatal. Selain itu juga harus berpantang untuk makanan dari umbi-umbian, seperti ubi, singkong, dan kentang karena mengandung potasium dan kalium tinggi. 

  • Cuci darah dilakukan seumur hidup.

Cuci darah bisa dikatakan sebagai obat bagi penderita gagal ginjal, namun tidak bisa membantu memperbaikinya. Sehingga penderita gagal ginjal harus selalu melakukan cuci darah atau hemodialisa. Bagi penderita, bisa mencari rumah sakit dengan layanan hemodialisa yang sudah terpercaya, seperti RS Awal Bros Bekasi Barat.