Struktur Dan Konstruksi Bangunan Pengertian

Konstruksi Bangunan terdiri berdasarkan 2 suku kata yaitu konstruksi (construction) yg berarti menciptakan, sedangkan bangunan yg berarti suatu benda yang dibangun atau didirikan buat kepentingan manusia dengan tujuan, biayadan ketika eksklusif. Konstruksi bangunan berarti suatu cara atau teknik menciptakan/mendirikan bangunan agar memenuhi syarat kuat, awet, indah, fungsional & irit.

Struktur bangunan merupakan elemen- elemen penyusun suatu bangunan

Atap adalah bagian dari bangunan gedung atau rumah yg letaknya berada dibagian paling atas, sebagai akibatnya buat perencanaannya Jasa Konstruksi Bangunan di Medan atap ini haruslah diperhitungkan dan wajibmendapat perhatian yg khusus dari perencana. Untuk itu pada merencanakan bentuk atap harus mempunyai daya arstistik.atap adalah mahkota berdasarkan suatu bangunan rumah. Atap sebagai penutup semua ruangan yang ada pada bawahnya, sebagai akibatnya akan terlindung menurut panas, hujan, angin & binatang buas dan keamanan.Atap berfungsi menjadi penutup/pelindung bangunan menurut panas terik matahari dan hujan.

Penutup atap akan didukung sang struktur rangka atap, yg terdiri berdasarkankuda-kuda, gording, usuk & reng. Beban-beban atap akan diteruskan ke dalam fondasi melalui kolom & atau balok.

Struktur atap pada umumnya jua dibuat menggunakan mengikuti atau menyesuaikan dengan denah atau bentuk keseluruhan bangunan (desain atap rumah). apabila rumah terdiri atas dua lantai, struktur atap dibuat mengikuti denah atau layout rumah dalam lantai dua.

Struktur atap adalah bagian bangunan yang menahan /mengalirkan Jasa Konstruksi Bangunan di Medan beban-beban dari atap. Struktur atap terbagi sebagai rangka atap dan penopang rangka atap. Rangka atap berfungsi menahan beban menurut bahan penutup atap sehingga biasanya berupa susunan balok –balok (berdasarkan kayu/bambu/baja) secara vertikal dan horizontal –kecuali dalam struktur atap dak beton. Berdasarkan posisi inilah maka timbul kata gording,kasau dan rengPenopang rangka atap merupakan balok kayu yang disusun membentuk segitiga,diklaim dengan istilah kuda-kuda. Kuda-kuda berada dibawah rangka atap,fungsinya buat menyangga rangka atap. Sebagai pengaku,bagian atas kuda-kuda disangkutkan dalam balok bubungan,ad interim ke 2 kakinya dihubungkan menggunakan kolom struktur buat  mengalirakan beban ke tanah.

Secara generik dikenal 4 jenis struktur atap yaitu:struktur dinding (sopi-sopi) rangka kayukuda-kuda dan rangka kayustruktur baja konvensionalstruktur baja ringan

Atap & bagian-bagiannyajurai dalam

Jurai dalam ialah bagian yg tajam dalam atap,masih ada pada rendezvous dua bidang atap pada sudut bangunan kedalam.jurai luar

Jurai luar,merupakan bagian yang tajam pada atap,masih ada pada pertemuan 2 bidang atap pada sudut bangunan ke luar.bubungan (nok)

Merupakan sisi atap yang teratas,selalu dalam keadaan datar dan umumnya memilih arah bangunan.Gording

Balok atap menjadi pengikat yang menghubungkan antar kuda-kuda. Gording juga menjadi dudukan buat kasau dan balok jurai pada.Kasau

Komponen atap yg terletak diatas gording dan menjadi dudukan buat reng.Reng

Komponen atap yang memiliki berukuran yang kecil. Posisinya melintang diatas kasau. Reng berfungsi menjadi penahan penutup atap (genteng dan lain-lain).BENTUK MODEL ATAP

Bentuk atau model konstruksi atap bermacam – macam sinkron dengan peradaban dan perkembangan teknologi dan sesuai menggunakan segi arsitekturnya. Bentuk atap yg poly terdapat adalah :

Model atap yang paling sederhana adalah atap berbentuk datar atau homogen. Atap datar umumnya digunakan buat bangunan/ tempat tinggalbertingkat, balkon yg bahannya bisa dibentuk menurut beton bertulang.Atap Sandar

Model atap sengkuap biasa dipakai untuk bangunan – bangunan tambahan contohnya; selasar atau emperan, tetapi kiniatap model ini jua digunakan buat rumah – tempat tinggalmodern. Beberapa arsitek mengadopsi model atap ini lalu menggabungkannya dengan atap contoh pelana.Atap Pelana

Bentuk atap ini cukup sederhana, karenanya banyak dipakai buat bangun – bangunan atau tempat tinggaldi wargakita. Bidang atap teridiri berdasarkan 2 sisi yg bertemu dalam satu garis pertemuan yang diklaim bubungan.

Atap ini merupakan bentuk atap tempat tinggalyang dianggap paling aman lantaran pemeliharaannya mudah pada hal mendeteksi bila terjadi kebocoran. Sudut kemiringan antara 30 hingga dengan 45 derajat.Atap Tenda

Model atap tenda dipasang dalam bangunan yg panjangnya sama dengan lebarnya, sebagai akibatnya kemiringan bidang atap sama5.Atap Limas (perisai)

Atap berbentuk limas terdiri menurut empat bidang atap, 2 bidang bertemu dalam satu garis bubungan jurai & 2 bidang bertemu dalam garis bubungan atas atau dalam nook. apabila dilhat masih ada 2 bidang berbentuk trapesium & dua dua bidang berbentuk segitiga.

Bentuk atap ini penyempurnaan menurut bentuk atap pelana, yg terdiri atas 2 bidang atap miring yg berbentuk trapezium. Dua bidang atapnya berbentuk segi 3 menggunakan kemiringan yg biasanya sama.

6.Bentuk Atap Kombinasi Pelana+Perisai.

Bentuk atap ini merupakan kombinasi atau campuran menurut atap jenis pelana & perisai (limasan). Ada yang juga menyebut jenis atap ini sebagai atap tenda patah atau atap joglo.          7.  Atap Joglo

Model atap joglo hampir sama menggunakan atap limas tersusun sehingga atpnya misalnya bertingkat. Atap ini banyak dibangun pada daerah Jawa Tengah dan Jawa Barat.Atap Gergaji

Model atap gergaji ini terdiri berdasarkan dua bidang atap yang nir sama lerengnya. Model atap gergaji mampu dipakai buat bangunan pabrik, gudang atau bengkel.