Tips Ketika Si bayi Terkena Penyakit Diare Bagian 2

generasimaju.com – 5. Gara-gara pemanis buatan. kondisi ini biasanya karena belum kuatnya saluran cerna bayi menghadapi pemanis buatan. Tapi, bisa jadi saat besar nanti dia pun tetap tidak kuat, sehingga setiap kali mengonsumsinya mengalami diare.

Segera Bawa Ke Dokter Jika Bayi :

* Bayi buang air besar lebih sering dari pada biasanya –pada bayi kecil ( kurang dari 1 bulan) bila BABnya mencapai 6-8 kali sehari– dengan konsistensi tinja cair dan banyak. Apalagi sering disertai lendir dan darah karena bisa jadi disebabkan oleh amoeba disentri.

Atau secara umum:

* Bayi tampak lemas.

* Frekuensi buang air kecil berkurang.

* Bayi malas minum.

* Bayi rewel (karena dia merasa haus yang sangat dan perutnya kembung).

BAGAIMANA PENANGANANNYA?

Jika bayi mengalami diare yang ditandai dengan mencret (tinja encer); frekuensi BAB mencret 4x atau lebih dalam sehari; kadang disertai muntah, badan lesu atau lemah, panas tinggi, tidak nafsu makan, serta ada darah dan lendir pada tinja, maka segera berikan cairan kepadanya. Jika tetap tidak ada perubahan, baiknya segara bawa bayi ke rumah sakit untuk secepatnya mendapatkan infus guna memperoleh asupan cairan.

Diare sebenarnya merupakan mekanisme pertahanan tubuh yang akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari (umumnya 14 hari). Saat menjelang sembuh, tinja akan makin berisi, dari air lalu berampas, frekuensi BAB berkurang, dan akhirnya sembuh. Sekali lagi, yang terpenting pada diare adalah mencegah dan mengatasi gejala dehidrasi, bukan menghentikan diarenya. Kapan harus segera diobati? Obat terbaik dan terpenting adalah pemberian asupan cairan, seperti: ASI, air minum, juga oralit.

Diare akut atau diare mendadak, penyebab terseringnya adalah virus yang akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari. Jadi, pengobatan diare hanya ditujukan untuk mengobati gejala yang ada dan mencegah terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan pada bayi. Diare akut dapat disembuhkan dengan meneruskan pemberian makanan seperti biasa dan konsumsi cairan yang cukup.

Jangan pernah memberikan obat untuk menghentikan diare karena diare adalah suatu mekanisme pertahanan tubuh. Mencoba menghentikan diare dengan obat, seperti menyumbat saluran pipa yang akan keluar hingga menyebabkan aliran balik, akan memperburuk saluran tersebut.